Dianggap Bisa Menurunkan Bobot, Trik-trik Ini Sebenarnya Cuma Mitos

Dianggap Bisa Menurunkan Bobot, Trik-trik Ini Sebenarnya Cuma Mitos

- detikHealth
Rabu, 25 Feb 2015 16:30 WIB
Dianggap Bisa Menurunkan Bobot, Trik-trik Ini Sebenarnya Cuma Mitos
ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Jakarta - Banyak orang di sekitar kita yang sangat terobsesi untuk menurunkan berat badannya. Mereka cenderung melakukan berbagai cara yang belum tentu benar-benar membuat berat badan turun. Hati-hati, mengabaikan kesehatan demi tubuh langsing bisa berisiko.

Dikutip detikHealth dari berbagai sumber pada Rabu (25/2/2015), berikut beberapa mitos yang berhubungan dengan penurunan berat badan dan masih dipercaya oleh masyarakat sekitar:

1. Membiarkan tubuh kelaparan

ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Beberapa orang berpikir bahwa rasa lapar dapat membantu menurunkan berat badan. Kenyataannya, kelaparan bisa menjadi hal yang berbahaya dan tidak sesuai mitos yang beredar. Pertama, rasa lapar secara drastis akan meningkatkan keinginan untuk makan secara berlebihan. Kedua, jika rasa lapar dikontrol dan dilakukan terus-menerus dapat menjadi awal dari gangguan perilaku makan.

2. Pil diet

ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Berita tentang pil yang mampu menurunkan berat badan individu menjadi sebuah mitos yang beredar di masyarakat luas. Faktanya, pil ini tidak akan berfungsi sebagai penurun berat badan. Walaupun ada beberapa pil yang berguna, asupannya harus di bawah arahan dan konsultasi dokter.

3. Hanya olahraga saja

ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Mitosnya, melakukan beberapa latihan dan olahraga sudah cukup untuk menurunkan berat badan. Namun faktanya, turunnya berat badan bergantung pada beberapa faktor. Selain olahraga, Anda juga harus memerhatikan faktor lain seperti asupan makan dan metabolisme juga.

Baca juga: Ingin Turun Berat Badan 6 Kg per Tahun? Olahraga dan Ngemil Buah Ini Ya

4. Menghidari makan

ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Jika Anda menghidari sarapan ataupun makan siang dengan alasan untuk menurunkan berat badan, ini justru adalah pilihan yang sangat tidak sehat. Faktanya, Anda akan merasa lebih lapar dan menjadi makan dalam porsi lebih banyak.

5. Berhenti ngemil

ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Menghentikan kebiasaan ngemil maupun asupan kalori yang banyak dapat membantu menurunkan berat badan. Namun, hanya konsumsi sedikit kalori dan berhenti konsumsi camilan belum tentu menghasilkan berat badan yang sempurna. Faktanya, berat badan dipengaruhi oleh banyak faktor seperti genetik, metabolisme, dan jumlah aktivitas fisik dalam sehari.

6. Mengabaikan karbohidrat

ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Hal yang sangat penting diketahui bagi Anda yang ingin menurunkan berat badan adalah dengan tidak mengabaikan karbohidrat. Konsumsi protein dalam jumlah besar memang baik namun mengabaikan karbohidrat adalah suatu kesalahan yang sangat besar. Faktanya, mengabaikan karbohidrat tidak baik untuk kesehatan tubuh.
Halaman 2 dari 7
Beberapa orang berpikir bahwa rasa lapar dapat membantu menurunkan berat badan. Kenyataannya, kelaparan bisa menjadi hal yang berbahaya dan tidak sesuai mitos yang beredar. Pertama, rasa lapar secara drastis akan meningkatkan keinginan untuk makan secara berlebihan. Kedua, jika rasa lapar dikontrol dan dilakukan terus-menerus dapat menjadi awal dari gangguan perilaku makan.

Berita tentang pil yang mampu menurunkan berat badan individu menjadi sebuah mitos yang beredar di masyarakat luas. Faktanya, pil ini tidak akan berfungsi sebagai penurun berat badan. Walaupun ada beberapa pil yang berguna, asupannya harus di bawah arahan dan konsultasi dokter.

Mitosnya, melakukan beberapa latihan dan olahraga sudah cukup untuk menurunkan berat badan. Namun faktanya, turunnya berat badan bergantung pada beberapa faktor. Selain olahraga, Anda juga harus memerhatikan faktor lain seperti asupan makan dan metabolisme juga.

Baca juga: Ingin Turun Berat Badan 6 Kg per Tahun? Olahraga dan Ngemil Buah Ini Ya

Jika Anda menghidari sarapan ataupun makan siang dengan alasan untuk menurunkan berat badan, ini justru adalah pilihan yang sangat tidak sehat. Faktanya, Anda akan merasa lebih lapar dan menjadi makan dalam porsi lebih banyak.

Menghentikan kebiasaan ngemil maupun asupan kalori yang banyak dapat membantu menurunkan berat badan. Namun, hanya konsumsi sedikit kalori dan berhenti konsumsi camilan belum tentu menghasilkan berat badan yang sempurna. Faktanya, berat badan dipengaruhi oleh banyak faktor seperti genetik, metabolisme, dan jumlah aktivitas fisik dalam sehari.

Hal yang sangat penting diketahui bagi Anda yang ingin menurunkan berat badan adalah dengan tidak mengabaikan karbohidrat. Konsumsi protein dalam jumlah besar memang baik namun mengabaikan karbohidrat adalah suatu kesalahan yang sangat besar. Faktanya, mengabaikan karbohidrat tidak baik untuk kesehatan tubuh.

(ajg/up)

Berita Terkait