Ingin Turunkan Bobot dengan Berpuasa? Perhatikan Dulu Hal-hal Berikut

Ingin Turunkan Bobot dengan Berpuasa? Perhatikan Dulu Hal-hal Berikut

- detikHealth
Kamis, 21 Mei 2015 08:05 WIB
Ingin Turunkan Bobot dengan Berpuasa? Perhatikan Dulu Hal-hal Berikut
ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Jakarta - Diet adalah cara ideal untuk menurunkan berat badan. Diet bisa bermacam-macam mulai dari OCD, diet mediterania, diet nasi merah dan sebagainya. Namun tahukah Anda jika berpuasa juga bisa menjadi alternatif untuk menurunkan berat badan? Sayangnya ada mitos yang beredar seputar diet dengan berpuasa.

Saat melakukan diet, diharapkan Anda untuk selalu mengonsumsi makanan rendah lemak dan mengandung serat dan protein tinggi. Karena membutuhkan waktu yang lama untuk mencerna bahan makanan tersebut sehingga rasa kenyang akan lebih lama didapatkan. Seperti dikutip dari Today, Kamis (21/5/2015), berikut beberapa hal seputar diet dengan berpuasa yang menarik untuk diketahui:

1. Manusia adalah mahkluk yang tidak mampu untuk berpuasa

Hal ini salah, makan tiga kali dalam satu hari mungkin akan terdengar normal, namun berpuasa adalah hal yang seharusnya bisa dicoba manusia. Sistem dalam tubuh manusia sudah dirancang untuk melakukannya. Evolusi tubuh telah mempersiapkan tubuh dalam melakukan kegiatan berpuasa.

Menurut Mark Mattson PhD, kepala laboratorium ilmu saraf di National Institute on Aging Baltimore yang telah mempelajari efek puasa pada manusia dan hewan, menuturkan setelah berpuasa selama 12 hingga 16 jam akan ada perubahan pada metabolisme tubuh. Lemak yang menumpuk berubah menjadi sumber utama bahan bakar tubuh.

Berpuasa tidak hanya menjadi cara dalam menurunkan berat badan namun juga memberikan kontribusi baik pada kesehatan lainnya seperti mengurangi koleterol, menurunkan tekanan darah dan meningkatnya resistensi insulin.

2. Kalap makan setelah berbuka puasa

Jelas tidak benar. Mungkin terdengar seperti penantian panjang yang akhirnya datang juga. Berpuka puasa disebut-sebut menjadikan seseorang untuk makan lebih banyak daripada biasanya. Bagi seseorang yang sudah berkomitmen untuk tidak makan terlalu banyak kalori, saat berbuka puasa pasti tidak akan menjadi ajang untuk 'balas dendam'.

"Anda harus pintar memilih makanan sehat, apapun yang masuk ke dalam tubuh akan memengaruhi penurunan dan kenaikan berat badan. Pada saat-saat berpuasa Anda mungkin mengalami perubahan suasana hati, kehilangan energi dan kelaparan namun hal itu sebetulnya normal," kata Mattson.

3. Berpuasa bisa memberikan efek panjang umur

Mungkin saja. Michael Guo seorang peneliti di University of Florida mengatakan berpuasa menghasilkan hal baik. "Puasa dapat memacu proses oksidasi dalam tubuh. Cara ini juga dapat melindungi tubuh dari stres lalu memberikan efek panjang umur," katanya.

Kadar protein SIRT 3 yang diaktifkan oleh oksidatif stres telah terbukti memperpanjang umur dan meningkatkan fungsi mata pada tikus laboratorium yang telah diuji untuk berpuasa. Guo dan tim peneliti dalam studi ini mempelajari batasan kalori dan efek panjang umur pada manusia dalam jurnal Rejuvenation Research.

Baca juga :Tingkatkan Fungsi Kognitif Otak dengan Diet Mediterania


(Radian Nyi Sukmasari/AN Uyung Pramudiarja)

Berita Terkait