Studi yang dilakukan oleh tim peneliti dari Northwestern University, Chicago, ini menyebutkan bahwa menjadi seorang ayah berpeluang membuat pria menjadi gemuk.
Ditemukan bahwa pria secara signifikan berpeluang untuk mengalami peningkatan berat badan pada tahun-tahun awal setelah anak pertama mereka lahir. Sebaliknya, tim juga menemukan bahwa pria yang tak memiliki anak justru mengalami penurunan berat badan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jika tak terkontrol, peningkatan berat badan ini membuat para ayah baru berisiko mengalami penyakit jantung, diabetes, serta kanker," ungkap pemimpin studi ini, Dr Craig Garfield, seperti dikutip dari Daily Mail, Rabu (22/7/2015).
Meskipun belum ditemukan penyebab pasti dari hubungan antara peningkatan berat badan dan peran baru sebagai ayah, namun Garfield mengatakan mengubah gaya hidup cenderung memainkan peran.
"Anda memiliki tanggung jawab baru ketika memiliki anak. Mungkin Anda cenderung menjadi tidak punya waktu untuk mengurus diri sendiri seperti sebelumnya, misalnya dalam hal berolahraga. Selain itu, ayah juga biasanya juga suka menghabiskan sisa-sisa makanan anaknya," imbuh Garfield.
Dalam studi ini, Garfield melakukan penelitian terhadap 10.253 pria Amerika mulai sejak remaja awal hingga mereka mencapai usia awal 30 tahunan. Ditemukan bahwa pria yang baru menjadi ayah rata-rata mengalami kenaikan indeks massa tubuh (IMT) sebanyak 2,6 kg/m2.
Baca juga: Hati-hati! Makan Makanan Tinggi Lemak Bisa Bikin 'Ketagihan' Lho
(ajg/up)











































