Studi: Menjadi Seorang Ayah Bisa Bikin Berat Badan Pria Naik

Studi: Menjadi Seorang Ayah Bisa Bikin Berat Badan Pria Naik

Ajeng Anastasia Kinanti - detikHealth
Rabu, 22 Jul 2015 13:11 WIB
Studi: Menjadi Seorang Ayah Bisa Bikin Berat Badan Pria Naik
Foto: Thinkstock
Jakarta - Tak cuma para ibu baru, ayah pun juga bisa mengalami kegemukan alias berat badan yang meningkat setelah memiliki anak. Demikian diungkapkan dalam sebuah studi.

Studi yang dilakukan oleh tim peneliti dari Northwestern University, Chicago, ini menyebutkan bahwa menjadi seorang ayah berpeluang membuat pria menjadi gemuk.

Ditemukan bahwa pria secara signifikan berpeluang untuk mengalami peningkatan berat badan pada tahun-tahun awal setelah anak pertama mereka lahir. Sebaliknya, tim juga menemukan bahwa pria yang tak memiliki anak justru mengalami penurunan berat badan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun hasil studi yang telah dipublikasikan dalam American Journal of Men's Health ini juga menegaskan bahwa kenaikan berat badan tersebut jika tak dikontrol dengan baik maka bisa menempatkan pria pada risiko tinggi beberapa masalah kesehatan.

"Jika tak terkontrol, peningkatan berat badan ini membuat para ayah baru berisiko mengalami penyakit jantung, diabetes, serta kanker," ungkap pemimpin studi ini, Dr Craig Garfield, seperti dikutip dari Daily Mail, Rabu (22/7/2015).

Meskipun belum ditemukan penyebab pasti dari hubungan antara peningkatan berat badan dan peran baru sebagai ayah, namun Garfield mengatakan mengubah gaya hidup cenderung memainkan peran.

"Anda memiliki tanggung jawab baru ketika memiliki anak. Mungkin Anda cenderung menjadi tidak punya waktu untuk mengurus diri sendiri seperti sebelumnya, misalnya dalam hal berolahraga. Selain itu, ayah juga biasanya juga suka menghabiskan sisa-sisa makanan anaknya," imbuh Garfield.

Dalam studi ini, Garfield melakukan penelitian terhadap 10.253 pria Amerika mulai sejak remaja awal hingga mereka mencapai usia awal 30 tahunan. Ditemukan bahwa pria yang baru menjadi ayah rata-rata mengalami kenaikan indeks massa tubuh (IMT) sebanyak 2,6 kg/m2.

Baca juga: Hati-hati! Makan Makanan Tinggi Lemak Bisa Bikin 'Ketagihan' Lho

(ajg/up)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads