Diet ekstrem yang dilakukan Victoria membuat ia hanya mengasup 100 kalori setiap hari. Meski bobotnya makin turun, Victoria tetap merasa 'anti' dengan makanan. Perlahan, tubuhnya melemah hingga ia tidak bisa mengurus keempat anaknya sehingga mereka harus tinggal dengan sang ayah.
"Awalnya saya hanya ingin menurunkan berat badan. Tapi justru menjadi obsesi yang tidak bisa terhenti. Dengan kondisi tubuh yang lemah, saya bahkan tidak bisa jalan dalam jarak pendek karena saya pasti akan pingsan," tutur Victoria seperti dikutip dari Daily Mail pada Kamis (13/8/2015).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kini, Victoria harus berhenti dari pekerjaannya dan ia tengah menjalani perawatan di Hull Royal Infirmary (HRI) guna mendapat pengobatan untuk anoreksia yang diidapnya. Victoria ingat sekali bagaimana awalnya ia hanya menyetop sarapan lalu perlahan memangkas asupannya dalam sehari hingga tinggal 100 kalori.
Beberapa kali, ia juga berkonsultasi dengan dokter tapi karena tubuhnya tidak terlalu kerempeng, Victoria dikatakan masih normal. Padahal, wanita itu tengah berjuang melawan anoreksianya. Setelah mencari informasi dan pergi ke HRI, Victoria masuk dalam daftar tunggu pasien yang akan menerima konseling.
"Meski tidak ada layanan untuk mengatasi gangguan makan bagi pasien usia 18 tahun ke atas, pasien dewasa tetap akan ditangani Humber NHS Foundation Trust dan berdasarkan tingkat keparahannya, mereka akan didukung Community Mental Health Team atau dirujuk ke psikiater," kata juru bicara NHS East Riding of Yorkshire Clinical Commissioning Group.
Sembari menunggu giliran konseling, saat ini Victoria harus menggunakan feeding tube untuk mengalirkan makanan ke tubuhnya. Didampingi orang tuanya, Victoria berharap bisa segera mendapat dukungan jangka panjang termasuk pengobatan dan konseling.
Baca juga: Cegah Anoreksia, Prancis Akan Denda Model yang Terlalu Kurus Rp 1 M!
(rdn/vit)











































