Rahasia Sukses Turunkan Bobot Ala Pemenang Diet Experience September 2015

Pemenang Diet Experience 2015

Rahasia Sukses Turunkan Bobot Ala Pemenang Diet Experience September 2015

Radian Nyi Sukmasari - detikHealth
Jumat, 02 Okt 2015 12:31 WIB
Rahasia Sukses Turunkan Bobot Ala Pemenang Diet Experience September 2015
Foto: detikHealth
Jakarta - Masing-masing orang memiliki cara tersendiri untuk menjalani diet hingga bobotnya berhasil turun. Termasuk juga para pememang diet experience di bulan September ini.

Siapa saja mereka dan apa ya rahasianya hingga sukses menurunkan berat badan? Nah, berikut ini daftar pemenang dengan kisah diet paling menginspirasi pilihan redaksi detikHealth seperti ditulis pada Jumat (2/10/2015):

1. Chsristallia

Foto: detikHealth
Christallia atau yang akrab disapa Lia ini hobi makan mi instan dua bungkus plus nasi hingga bobotnya melambung sampai 84 kg. Hingga suatu saat, Lia mengalami Amenorea di mana ia tidak mengalami menstruasi selama lima bulan. Dikatakan dokter, kondisi itu dipengaruhi oleh penumpukan lemak dan kelelahan.

Ditambah memiliki riwayat keluarga dengan diabetes, Lia pun memutuskan diet. Selama 7 bulan, Lia menerapkan pola makan baru dengan lebih memperhatikan pemilihan menu dan porsi makanan yang diasup. Ia juga memadukan pengaturan pola makan dengan joging agar bentuk tubuhnya tak kendur.

Berhasil! Selama 7 bulan bobot Lia turun sebanyak 25 kg, dari sebelumnya 84 kg menjadi 59 kg.

Nah, Kisah Lia berhasil terpilih menjadi kisah diet paling menginspirasi di bulan September 2015. Oleh karena itu, Lia berhak mendapatkan hadiah uang tunai sebesar Rp 500 ribu. Selamat!

Baca juga: Setop Hobi Makan Mi Instan Plus Nasi, Lia Berhasil Turunkan Bobot 25 Kg

2. Daniel Weny Dana

Foto: detikHealth
Daniel kaget bukan kepalang saat mengetahui bobotnya 135 kg dengan kadar purin mencapai 13. Dokter pun mengingatkan Daniel agar menurunkan berat badan supaya tak mudah terserang penyakit. Sejak saat itu, Daniel mulai bersepeda bersama teman-temannya.

Memang, dulunya Daniel sering bermain badminton tapi tak dianjurkan oleh dokter. Sebab olahraga seperti itu bisa membuat Daniel mengalami henti jantung mendadak. Tanpa terasa, rutin bersepeda tiap pagi dan sore membuat bobot Daniel turun.

Dengan diimbangi mengatur pola makan, bobot Daniel sukses turun sebanyak 43 kg dalam waktu 9 bulan.

Selain Lia, kisah Daniel juga terpilih seabagi kisah diet paling menginspirasi di bulan September 2015. Oleh sebab itu, Daniel juga berhak mendapatkan hadiah uang tunai sebesar Rp 500 ribu. Selamat untuk Daniel!

Baca juga: Andalkan Bersepeda Pagi dan Sore, Bobot Daniel Turun 43 Kg Selama 9 Bulan


3. Ernest Sagala

Foto: detikHealth
Ernest Sagala (30) sudah mencoba berbagai macam diet. Tapi yang terjadi, bobotnya justru makin bertambah. Hingga akhirnya, ia menemukan pola diet tepat untuknya yakni tetap makan tiga kali sehari.

Hanya saja, Ernest lebih mengatur menu sehari-hari. Di antaranya berhenti mengonsumsi nasi dan mengganti dengan sumber karbohidrat lain. Untuk lauk, Ernest pun sangat selektif. Tak lupa juga ia memperbanyak konsumsi sayur-sayuran dan buah yang kerap ia jadikan camilan. Ia juga rutin berolahraga tiga kali seminggu.

Menerapkan pola makan dan olahraga seperti itu, bobot Ernest berhasil turun dari 108 kg menjadi 75 kg.

Kisah diet Ernest menarik perhatian banyak pembaca detikHealth dan ia pun berhak mendapatkan hadiah hiburan berupa merchandise dari detikHealth. Selamat ya Ernest!

Baca juga: Seperti Ini Pola Diet dan Olahraga Ernest Hingga Berhasil Turunkan Bobot 33 Kg

4. Fe Martan

Foto: detikHealth
Fe Martan (23) sering diprotes oleh kekasihnya karena berat badannya yang terus-menerus naik. Belum lagi amandelnya yang sering kambuh. Untuk itu, Fe mengubah pola hidupnya dengan tak sembarangan mengonsumsi makanan dan berusaha untuk berolahraga teratur.

Selama diet, Fe lebih memilih mengonsumsi kukusan, rebusan, karbohidrat dari beras merah, serta kentang. Ia juga berusaha untuk selalu berolahraga teratur di gym. Perlahan tapi pasti, dengan konsistensi dan komitmen yang tinggi, berat badan Fe berhasil turun sebanyak 26 kg dalam waktu satu tahun.

Kini, selain memiliki tubuh yang sehat, asma Fe tidak pernah kambuh dan ia pun jarang sakit.

Kisah diet Fe ini juga berhasil menarik perhatian dan menginspirasi banyak pembaca detikHealth. Fe pun berhak mendapatkan hadiah hiburan berupa merchandise dari detikHealth. Selamat ya!

Baca juga: 'Diprotes' Kekasih karena Bobot Naik Terus, Fe Akhirnya Sukses Pangkas Bobot 26 Kg

5. Robert Wijaya

Foto: detikHealth
Gampang capek dan sering disebut badut oleh teman-temannya, membuat Robert Wijaya memutuskan berdiet. Ia pun mengandalkan nge-gym. Setiap pulang kerja, Robert nge-gym dan melakukan latihan kardio selama satu jam, kemudian latihan angkat beban selama 30 menit. Ia juga mengatur pola makannya.

Robert mengonsumsi susu protein dan tiga butir putih telur rebus untuk sarapan dan di siang hari, ia makan nasi dengan lauk pauk rendah lemak secukupnya. Sedangkan di malam hari, Robert minum jus buah selepas nge-gym ditambah dua buah pisang atau ubi jalar.

Selama diet, Robert berusaha menghindari gorengan, mi instan terutama mi rebus, dan makanan berlemak. Terbiasa melakukan pola hidup seperti itu, dalam 8 bulan berat badan Robert berhasil turun 35 kg.

Dengan kisahnya ini, Robert juga telah menginspirasi para pembaca detikHealth. Sehingga, Robert berhak mendapatkan hadiah hiburan berupa merchandise dari detikHealth. Selamat!

Baca juga: Nge-gym Tiap Hari Selama 8 Bulan, Berat Badan Robert Turun 35 Kg

Halaman 2 dari 6
Christallia atau yang akrab disapa Lia ini hobi makan mi instan dua bungkus plus nasi hingga bobotnya melambung sampai 84 kg. Hingga suatu saat, Lia mengalami Amenorea di mana ia tidak mengalami menstruasi selama lima bulan. Dikatakan dokter, kondisi itu dipengaruhi oleh penumpukan lemak dan kelelahan.

Ditambah memiliki riwayat keluarga dengan diabetes, Lia pun memutuskan diet. Selama 7 bulan, Lia menerapkan pola makan baru dengan lebih memperhatikan pemilihan menu dan porsi makanan yang diasup. Ia juga memadukan pengaturan pola makan dengan joging agar bentuk tubuhnya tak kendur.

Berhasil! Selama 7 bulan bobot Lia turun sebanyak 25 kg, dari sebelumnya 84 kg menjadi 59 kg.

Nah, Kisah Lia berhasil terpilih menjadi kisah diet paling menginspirasi di bulan September 2015. Oleh karena itu, Lia berhak mendapatkan hadiah uang tunai sebesar Rp 500 ribu. Selamat!

Baca juga: Setop Hobi Makan Mi Instan Plus Nasi, Lia Berhasil Turunkan Bobot 25 Kg

Daniel kaget bukan kepalang saat mengetahui bobotnya 135 kg dengan kadar purin mencapai 13. Dokter pun mengingatkan Daniel agar menurunkan berat badan supaya tak mudah terserang penyakit. Sejak saat itu, Daniel mulai bersepeda bersama teman-temannya.

Memang, dulunya Daniel sering bermain badminton tapi tak dianjurkan oleh dokter. Sebab olahraga seperti itu bisa membuat Daniel mengalami henti jantung mendadak. Tanpa terasa, rutin bersepeda tiap pagi dan sore membuat bobot Daniel turun.

Dengan diimbangi mengatur pola makan, bobot Daniel sukses turun sebanyak 43 kg dalam waktu 9 bulan.

Selain Lia, kisah Daniel juga terpilih seabagi kisah diet paling menginspirasi di bulan September 2015. Oleh sebab itu, Daniel juga berhak mendapatkan hadiah uang tunai sebesar Rp 500 ribu. Selamat untuk Daniel!

Baca juga: Andalkan Bersepeda Pagi dan Sore, Bobot Daniel Turun 43 Kg Selama 9 Bulan


Ernest Sagala (30) sudah mencoba berbagai macam diet. Tapi yang terjadi, bobotnya justru makin bertambah. Hingga akhirnya, ia menemukan pola diet tepat untuknya yakni tetap makan tiga kali sehari.

Hanya saja, Ernest lebih mengatur menu sehari-hari. Di antaranya berhenti mengonsumsi nasi dan mengganti dengan sumber karbohidrat lain. Untuk lauk, Ernest pun sangat selektif. Tak lupa juga ia memperbanyak konsumsi sayur-sayuran dan buah yang kerap ia jadikan camilan. Ia juga rutin berolahraga tiga kali seminggu.

Menerapkan pola makan dan olahraga seperti itu, bobot Ernest berhasil turun dari 108 kg menjadi 75 kg.

Kisah diet Ernest menarik perhatian banyak pembaca detikHealth dan ia pun berhak mendapatkan hadiah hiburan berupa merchandise dari detikHealth. Selamat ya Ernest!

Baca juga: Seperti Ini Pola Diet dan Olahraga Ernest Hingga Berhasil Turunkan Bobot 33 Kg

Fe Martan (23) sering diprotes oleh kekasihnya karena berat badannya yang terus-menerus naik. Belum lagi amandelnya yang sering kambuh. Untuk itu, Fe mengubah pola hidupnya dengan tak sembarangan mengonsumsi makanan dan berusaha untuk berolahraga teratur.

Selama diet, Fe lebih memilih mengonsumsi kukusan, rebusan, karbohidrat dari beras merah, serta kentang. Ia juga berusaha untuk selalu berolahraga teratur di gym. Perlahan tapi pasti, dengan konsistensi dan komitmen yang tinggi, berat badan Fe berhasil turun sebanyak 26 kg dalam waktu satu tahun.

Kini, selain memiliki tubuh yang sehat, asma Fe tidak pernah kambuh dan ia pun jarang sakit.

Kisah diet Fe ini juga berhasil menarik perhatian dan menginspirasi banyak pembaca detikHealth. Fe pun berhak mendapatkan hadiah hiburan berupa merchandise dari detikHealth. Selamat ya!

Baca juga: 'Diprotes' Kekasih karena Bobot Naik Terus, Fe Akhirnya Sukses Pangkas Bobot 26 Kg

Gampang capek dan sering disebut badut oleh teman-temannya, membuat Robert Wijaya memutuskan berdiet. Ia pun mengandalkan nge-gym. Setiap pulang kerja, Robert nge-gym dan melakukan latihan kardio selama satu jam, kemudian latihan angkat beban selama 30 menit. Ia juga mengatur pola makannya.

Robert mengonsumsi susu protein dan tiga butir putih telur rebus untuk sarapan dan di siang hari, ia makan nasi dengan lauk pauk rendah lemak secukupnya. Sedangkan di malam hari, Robert minum jus buah selepas nge-gym ditambah dua buah pisang atau ubi jalar.

Selama diet, Robert berusaha menghindari gorengan, mi instan terutama mi rebus, dan makanan berlemak. Terbiasa melakukan pola hidup seperti itu, dalam 8 bulan berat badan Robert berhasil turun 35 kg.

Dengan kisahnya ini, Robert juga telah menginspirasi para pembaca detikHealth. Sehingga, Robert berhak mendapatkan hadiah hiburan berupa merchandise dari detikHealth. Selamat!

Baca juga: Nge-gym Tiap Hari Selama 8 Bulan, Berat Badan Robert Turun 35 Kg

(rdn/vit)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads