Agar Anaknya Tak Malu, Pria Ini Turunkan Bobot 127 Kg

Agar Anaknya Tak Malu, Pria Ini Turunkan Bobot 127 Kg

Nurvita Indarini - detikHealth
Sabtu, 10 Okt 2015 09:05 WIB
Agar Anaknya Tak Malu, Pria Ini Turunkan Bobot 127 Kg
Matthew dan putranya (Foto: Ross Parry /SWNS)
East Yorks - Dulunya punya berat badan 200-an kg, dan kini hanya sekitar 75 kg membuat banyak orang tak mengenali Matthew Thornton. Dia berjuang keras menurunkan berat badan demi sang buah hati agar saat masuk sekolah tidak malu punya ayah bertubuh gemuk.

"Pada 2013 anak saya berusia dua tahun dan beberapa tahun lagi dia akan masuk sekolah, saya tidak ingin menjadi ayah yang gemuk," ujar Matthew seperti dikutip dari Mirror dan ditulis pada Sabtu (10/10/2015).

Matthew sebelum diet (foto: Ross Parry/SWNS)


ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tak cuma itu, Matthew juga khawatir dengan tubuh gemuk, dirinya akan rentan terkena aneka penyakit, salah satunya gagal jantung. Apalagi saat itu lingkar pinggangnya mencapai 147 cm.

Mathew pun berkonsultasi pada dokter terkait cara aman dan sehat menurunkan berat badan dan dianjurkan pergi ke pusat penurunan berat badan. Keripik, biskuit dan minuman bersoda yang dulu selalu menemani hari-harinya mulai dijauhi. Sebagai gantinya, dia lebih banyak makan makanan yang lebih sehat.

Meski demikian, pria asal Hull, East Yorks, ini masih memakan spaghetti bolognese kesukaannya. Namun dia hanya makan sedikit saja. Jika dulu Matthew bisa makan 5.000 kalori dengan mudah, maka pada saat mengatur pola makan dia hanya makan 1.200 kalori saja.

Baca juga: Simpel, Begini Resep Yusuf Turunkan Bobot 23 Kg dalam 4 Bulan

Tak lupa, dia pun menjalani olahraga. Setelah dua tahun, pria berusia 43 tahun ini berhasil mengenyahkan berkilo-kilo gram tumpukan lemak di tubuhnya. Yang lebih menggembirakan, dengan badan yang langsing, Matthew tidak lagi terserang asma.

Bahkan bosnya di tempat kerja memuji Matthew jadi lebih produktif dengan penampilan barunya. Saat masih gemuk, Matthew yang bekerja di perusahaan retail hanya duduk dan menunggu pelanggan, tapi kini dia lebih aktif dengan kerap mengecek dan berjalan di sepanjang toko.

Selain menurunkan berat badan, Matthew juga mulai meninggalkan kebiasaan merokoknya. "Beberapa orang berpikir saya gila karena melakukan dua hal itu bersamaan, tapi seperti saya bilang itu semua tergantung niat," ucapnya. (vit/vit)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads