Minggu, 13 Des 2015 11:16 WIB

Ngeri! Kegemukan pada Perempuan Disejajarkan dengan Ancaman Teror

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Foto: thinkstock Foto: thinkstock
Jakarta - Kegemukan adalah ancaman bagi kesehatan, berbagai penyakit mematikan bermula dari kondisi tersebut. Namun pada perempuan, kegemukan memberikan ancaman lebih besar hingga dinilai pantas disejajarkan dengan ancaman teror.

Hal ini terungkap dalam laporan tahunan untuk pemerintah Inggris, yang disampaikan oleh penasihat kesehatan senior Prof Dame Sally C Davies. Dalam laporan tersebut, Prof Davies menyebut kegemukan pada perempuan perlu digolongkan sebagai ancaman bagi negara seperti halnya terorisme, bencana alam, pandemi influenza.

Pada tahun 2015, pemerintah Inggris memasukkan serangan teror, kekeringan, gelombang panas, badai dan pandemi flu dalam daftar risiko yang perlu diwaspadai. Menurut Prof Davies, kegemukan pada perempuan juga perlu mendapat perhatian karena berdampak pada kehamilan dan bahkan kesehatan generasi penerus.

"Ini adalah pesan yang sulit untuk disampaikan, karena bisa membebani perempuan dengan rasa bersalah dan tanggung jawab. Tapi saya percaya ini juga akan memberdayakan perempuan untuk mengambil langkah positif seperti makan lebih sehat dan melakukan lebih banyak olahraga. Tidak ada kata terlambat untuk melakukan sesuatu demi haya hidup yang lebih sehat, untuk Anda dan keluarga," kata Prof Davies, dikutip dari news.com.au.

Baca juga: Berencana Hamil Lagi? Jaga Bobot Ideal untuk Hindari Risiko Bayi Lahir Mati

Di Inggris, sekitar 25 persen populasi mengalami obesitas yang ditandai dengan Indeks Massa Tubuh 18,5 - 34,9 Kg/m2. Di seluruh Eropa, National Obesity Forum memperkirakan 70 persen dari populasi akan mengalami obesitas pada 2025.

"Mengatasi obesitas pada seluruh populasi adalah prioritas kesehatan masyarakat yang sudah diterima. Bagaimanapun, saya mendorong pengakuan obesitas pada level risiko nasional," tulis Prof Davies dalam pengantar laporannya, dikutip dari gov.uk, Minggu (13/12/2015).

Baca juga: Ibu Nekat Hamil dalam Keadaan Gemuk, Awas Bikin Jantung Janin 'Kegencet' (up/up)