"Nutrisi yang biasanya hilang saat operasi penurunan berat badan adalah vitamin D dan kalsium. Hal ini terkait dengan pengembangan osteoporosis," Kata dr Kuo-Chin Huang dari College of Medicine at National Taiwan University, Taiwan, dikutip dari Reuters, Minggu (27/12/2015).
Pada mereka yang melakukan operasi penurunan berat badan, tulang yang sering patah adalah bagian lengan dan kaki pasien. Jarang terjadi tulang patah di bagian pinggul atau tulang punggung.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Boleh Lakukan Cheating Day di Akhir Pekan, Asal Porsinya Tak Berlebihan
Risiko ini akan menyebabkan terhambatnya makanan untuk diserap, seperti pada operasi bypass lambung. Hal ini juga memberikan rasa kenyang dengan porsi kecil makanan. Efek malabsorpsi didapat dengan bagian bawah usus yang tidak lagi menerima, menyimpan, dan mencerna makanan, namun tetap fungsional dengan terus mengeluarkan cairan pencernaan.
Bagi mereka yang telah melakukan operasi penurunan barat badan, hal pertama yang harus dilakukan adalah mengonsumsi nutrisi seperti vitamin D dan suplmen kalsium.
"Kemudian, paparan sinar matahari dan olahraga juga dapat membantu mereka mengalami risiko osteoporosis. Terakhir, perlunya pelatihan keseimbangan untuk mencegah agar tidak terjatuh," tutup Huang.
Baca juga: Trik Hindari Bobot yang Kian Bertambah Saat Natal
Maka dari itu, lebih baik untuk menurunkan berat badan secara alami. Sebuah penelitian menunjukkan jika menari juga mampu menurunkan berat badan karena lebih banyak membakar kalori ketimbang lari atau bersepeda.
"Selain itu, menari tidak hanya meningkatkan emosi positif dan mengurangi emosi negatif, tetapi juga mengurangi perasaan lelah dan membuat Anda bersemangat," tutur Dr Nick Smeeton, dari University of Brighton. (up/up)











































