Kamis, 31 Des 2015 11:05 WIB

Langsing dengan Mono Meals

Kata Pakar Soal Mono Meals yang Diklaim Bisa Bikin Langsing

Nurvita Indarini - detikHealth
Foto: Thinkstock
Jakarta - Seorang perempuan asal Australia mengklaim sukses menurunkan berat badan dengan mono meals. Apa kata pakar soal pola diet seperti ini?

Mono meals atau monotrophic meals merupakan kegiatan makan satu jenis makanan pada satu waktu. Misalnya hanya makan jeruk, hanya makan anggur atau hanya makan semangka saja dalam jumlah besar. Jika satu jenis makanan ini dimakan dalam satu periode tertentu maka disebut sebagai mono diet.

Prof dr Nur Indrawaty Lipoeto, MMedSci, Phd, guru besar Ilmu Gizi di Universitas Andalas mengatakan jika seseorang hanya makan buah dan sayur saja memang bisa menurunkan berat badan. Ini dikarenakan kalori pada buah dan sayur rendah.

Baca juga: Lakukan Mono Meals, Perempuan Ini Klaim Bisa Turunkan Bobot 20 Kg

"Memakan sayur dan buah-buahan akan menyebabkan tubuh mendapatkan cadangan antioksidan yang banyak. Antioksidan penting untuk mencegah beberapa penyakit kronis seperti hipertensi," sambung Prof Indrawaty dalam perbincangan dengan detikHealth beberapa waktu lalu.

Meski ada beberapa keuntungan dari mono meals, namun Prof Indrawaty tidak mendukung cara ini untuk menurunkan berat badan. "Untungnya bisa menurunkan berat badan, tapi ruginya dapat terjadi beberapa gangguan," imbuhnya.

Dikutip dari Daily Mail, juru bicara American Dietetic Association, Chris Cashin, juga angkat bicara soal mono meals. Sebab pola makan seperti ini bisa menyebabkan kurang gizi. Karena ketika hanya makan satu jenis makanan tertentu dalam jumlah besar, maka yang didapat adalah nutrisi yang tidak seimbang.

"Misalnya cuma makan pisang, hanya akan memberikan karbohidrat, sementara protein dan lemaknya hanya sedikit," kata Cashin.

Baca juga: Dibanding Diet Golongan Darah, Diet Seperti Ini Lebih Disarankan Dokter (vit/up)