Studi: Mau Turun Berat Badan? Matikan Lampu Saat Tidur Malam

Studi: Mau Turun Berat Badan? Matikan Lampu Saat Tidur Malam

Ajeng Anastasia Kinanti - detikHealth
Senin, 23 Mei 2016 14:03 WIB
Studi: Mau Turun Berat Badan? Matikan Lampu Saat Tidur Malam
Foto: thinkstock
Jakarta - Selain rajin berolahraga dan mengurangi junk food, ada beberapa cara sederhana lain yang bisa dilakukan untuk membantu menurunkan berat badan. Menurut studi terbaru, salah satunya adalah mematikan lampu saat tidur.

Seperti disampaikan oleh Kathryn Reid dari Northwestern University, bahwa ada semakin banyak bukti bahwa cahaya dan paparan gelap saat tidur malam memiliki dampak terhadap berat badan seseorang.

Sebelumnya, Reid melakukan studi terhadap 54 responden dan menemukan bahwa untuk menjadi lebih langsing salah satunya bisa didapat dengan bangun lebih pagi secara rutin.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Baca juga: Studi: Gemuk atau Tidaknya Seseorang Ditentukan Sejak dalam Kandungan

"Semakin awal terpapar cahaya matahari, semakin sedikit angka indeks massa tubuh seseorang. Sebaliknya, semakin siang terpapar maka semakin tinggi angka indeks massa tubuhnya," ungkap Reid, seperti dikutip dari jurnal Plos One.

Studi ini kemudian dilanjutkan dengan mencari tahu hubungan antara paparan cahaya dengan berat badan. Reid dan rekan-rekannya pun kemudian mengamati adanya efek dari paparan cahaya yang terang terhadap kemampuan tubuh untuk memetabolisme glukosa (gula darah).

Dilakukan pada tikus, studi ini menunjukkan adanya perubahan yang cukup signifikan antara paparan cahaya dengan metabolisme glukosa dan berat badan. Setelah itu, studi dengan responden manusia pun dilakukan. Tak begitu jauh berbeda, ditemukan bahwa paparan cahaya yang terlalu terang saat istirahat malam memengaruhi metabolisme tubuh. Pada akhirnya, kondisi ini berujung pada berat badan yang sulit turun.

"Hasil ini memberikan bukti lebih lanjut bahwa paparan cahaya terang benar dapat memengaruhi metabolisme," imbuh Reid, seperti dikutip dari Newsmax Health, Senin (23/5/2016).

Baca juga: Kata Pakar, Metode 'Go Green' Juga Bisa Dipakai untuk Turunkan Bobot

(ajg/vit)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads