Sejak lulus kuliah dari jurusan pendidikan guru, Laura pun bertekad akan menjadi guru. Namun, tubuhnya yang tambun mulai mengganggu pikirannya. Sebab, Laura yakin ketika menjadi guru, penampilan adalah hal pertama yang menjadi fokus perhatian sang murid nanti.
"Menjadi guru berarti menjadi panutan bagi anak-anak. Saya ingin bisa menjadi panutan bagi anak murid saya nantinya. Sehingga, saya berpikir bahwa sudah waktunya saya mengubah tubuh saya ini," tutur Laura seperti dikutip dari Daily Star.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Andalkan Foto Selfie Saat Diet, Bobot Candace Sukses Turun 40 Kg
Nah, selama menurunkan berat badannya, Laura mengandalkan latihan angkat beban yang ia lakukan enam hari seminggu. Meski awalnya menganggap gym sebagai tempat yang mengerikan, namun tekad agar bisa jadi panutan bagi anak muridnya ampuh mengenyahkan pikiran itu.
Selain latihan angkat beban hampir setiap hari, Laura juga menerapkan clean eating. Tak semua makanan ia konsumsi dan Laura benar-benar lebih selektif lagi dalam memilih makanan. Setahun menerapkan pola hidup seperti, bobot Laura berhasil turun 50 kg di mana kini berat badannya menjadi 82 kg.
Sayang, usaha Laura menurunkan berat badan juga mendapat komentar miring dari orang lain. Tak jarang orang mengira bahwa operasi atau konsumsi pil diet yang membuat bobotnya turun. Namun, wanita yang mengunggah foto perubahan dirinya di akun instragram @theirongiantess ini membantah hal itu.
"Saya memang pernah berpikir akan melakukan operasi, tapi saya rasa itu terlalu berisiko. Sehingga saya melakukan cara alami demi mendapatkan tubuh seperti saat ini. Saya juga tidak minum pil diet karena saya melakukan sebuah kerja keras untuk pencapaian ini," tegas Laura yang kini berprofesi sebagai guru.
Baca juga: Susah Menurunkan Berat Badan? Mungkin karena Faktor Genetik
(rdn/vit)











































