ADVERTISEMENT

Jumat, 15 Jul 2016 11:31 WIB

Tantangan Makan Siang Tanpa Nasi untuk Cegah Kegemukan, Siapa Mau Coba?

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Foto: uyung
Jakarta - Asupan kalori yang tinggi tanpa diimbangi aktivitas fisik yang cukup merupakan penyebab utama kegemukan. Ini dialami para pekerja kantoran yang sehari-hari lebih banyak duduk di rang kerjanya.

Meningkatkan aktivitas fisik perlu dilakukan, antara lain dengan meninggalkan meja secara berkala untuk berjalan-jalan sambil mencari udara segar. Namun yang juga penting untuk dilakukan adalah mengatur asupan kalori agar tidak berlebihan.

"Makan siang tidak usah pakai nasi. Ganti dengan buah dan sayur," kata Menteri Kesehatan, Prof Dr Nila F Moeloek, usai mengikuti senam bersama karyawan di kantornya, Jumat (15/7/2016).

Nasi dihindari karena kandungan kalorinya yang dinilai cukup tinggi. Sedangkan buah dan sayuran dipilih karena mengandung serat yang baik untuk kesehatan. Nutrisi lain terutama vitamin juga lebih banyak terkandung dalam buah dan sayuran.

Baca juga: Dibanding Wanita, Pria 3 Kali Lebih Rentan Alami Kematian Dini Akibat Obesitas

"Obesitas ini bukan hanya masalah nasional tapi juga internasional," tambah Menkes, yang dalam acara tersebut juga mencanangkan Program Peregangan di Tempat Kerja untuk mengurangi angka kesakitan pada aparatur sipil negara.

Bila tidak dicegah, obesitas atau kegemukan bisa memicu berbagai jenis penyakit yang dikategorikan sebagai Penyakit Tidak Menular (PTM). Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2013 menyebut hipertensi pada usia 18 tahun ke bawah sebesar 25 persen, sedangkan diabetes mellitus sebesar 2,1 persen.

Baca juga: Percaya Istilah 'Gemuk Tapi Sehat'? Baca Dulu Studi Terbaru Ini (up/vit)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT