Menurut dr Grace Judio-Kahl, MSc, pasien diabetes sangat dianjurkan untuk mengonsumsi makanan-makanan yang memiliki indeks glikemik (IG) rendah atau sekitar 55 ke bawah. Makanan dengan IG sedang yakni kadarnya berada pada kisaran 56-69, sementara makanan tinggi IG berada pada kisaran 70 ke atas.
Makanan dengan IG rendah adalah makanan yang dicerna tubuh secara perlahan, sehingga kenaikan kadar gula darah dalam tubuh pun terjadi secara bertahap. Contoh makanan dalam kategori tersebut antara lain kacang-kacangan, buah-buahan, sayuran (tidak termasuk buah kering) dan makanan dengan biji-bijian utuh seperti oat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Ada Perubahan pH dalam Tubuh, Wajar Jika Ibu Hamil Ngidam Makanan Asam
Hindari sarapan dengan menu bubur karena nasi yang dimasak terlalu lama dan bertekstur membuat kadar IG-nya menjadi tinggi. Oleh sebab itum diabetesi tidak dianjurkan mengonsumsi bubur. Jika tak suka oat dan lebih ingin mengonsumsi roti, maka pilihlah roti yang jenis gandum.
Untuk buah-buahan, ada beberapa jenis buah yang bisa dipilih pasien diabetes. Dikutip dari buku 'Terapi Jus: Cara Nikmat Hidup Sehat' yang ditulis oleh dr Nadjibah Yahya, Dipl. CIBTAC dan Rachma S. Sutrisno, MSi, buah-buahan yang mampu mengatasi diabetes antara lain bengkuang, nanas dan tomat.
Ketiganya memiliki kadar vitamin B6 yang cukup tinggi. Nah, kandungan ini sendiri diketahui sangat baik bagi para diabetesi. "Biasanya pada pasien diabetes kadar vitamin B6-nya sangat rendah. Vitamin ini diperlukan untuk menurunkan kerja pankreas," imbuh penulis.
Bengkuang dapat mengendalikan kadar gula darah karena kaya akan serat. Sementara nanas juga baik untuk dikonsumsi karena dapat mempercepat metabolisme tubuh, sehingga kadar gula dalam darah dapat diturunkan.
"Demikian juga dengan tomat. Tomat juga memiliki kandungan vitamin C yang cukup tinggi sehingga dapat membantu proses pencernaan. Selain itu, tomat juga mampu memperbaiki sel dan pankreas," tutur penulis.
(ajg/up)











































