Ingatkah Anda dengan ungkapan 'satu apel sehari akan menjauhkan Anda dari dokter'. Hal serupa ternyata juga berlaku untuk kacang. Temuan ini dikemukakan peneliti dari Imperial College London.
Simpulan ini diperoleh dari hasil pengamatan terhadap 800.000 partisipan yang ada di seluruh penjuru dunia. Peneliti juga mengamati beragam jenis kacang yang dikonsumsi, semisal hazelnut atau kemiri, walnut atau kenari hingga kacang tanah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Risiko yang diturunkan untuk penyakit jantung mencapai 30 persen, kanker 15 persen dan kematian dini sebesar 22 persen, begitu juga dengan diabetes, yaitu sebanyak 40 persen.
Mereka yang rutin mengonsumsi kacang dalam jumlah tersebut juga berpeluang 50 persen lebih kecil untuk meninggal akibat penyakit pada sistem pernapasan.
Baca juga: Wow! Kacang yang Satu Ini Bisa Bikin Pria Lebih Happy
Salah satu peneliti, Dagfinn Aune menjelaskan manfaat ini diperoleh karena kacang-kacangan, terutama kenari dan kacang pecan kaya akan sumber nutrisi menyehatkan seperti serat, magnesium dan lemak tak jenuh ganda (polyunsaturated fats).
"Jenis kacang tertentu, seperti kenari dan kacang pecan juga kaya akan antioksidan yang melawan stres oksidatif sehingga ada kemungkinan besar dapat menurunkan risiko kanker," jelas Aune seperti dilaporkan Independent.
Aune mengakui jika kacang-kacangan memang mengandung lemak, tetapi juga tinggi serat dan protein, sehingga dari waktu ke waktu dapat menurunkan risiko obesitas yang menjadi cikal bakal dari segala penyakit.
Baca juga: Benarkah Makan Makanan Tertentu Bisa Bikin Jerawatan? Ini Kata Dokter
(lll/vit)










































