Hindari Kesalahan Ini Agar Penurunan Bobot Bukan Hal Mustahil di 2017

Hindari Kesalahan Ini Agar Penurunan Bobot Bukan Hal Mustahil di 2017

Radian Nyi Sukmasari - detikHealth
Selasa, 03 Jan 2017 08:05 WIB
Hindari Kesalahan Ini Agar Penurunan Bobot Bukan Hal Mustahil di 2017
Foto: iStock
Jakarta - Berbagai cara sudah dilakukan, tapi program penurunan berat badan tak kunjung membuahkan hasil? Hmm, hal itu bisa saja karena ada kesalahan-kesalahan yang masih sering dilakukan saat berdiet penurunan berat badan.

Seperti dirangkum detikHealth, ada beberapa kesalahan yang mesti ditinggalkan agar penurunan berat badan tak lagi gagal di tahun 2017 ini. Apa saja?

Baca juga: Punya Gen Gemuk Tapi Ingin Ramping, Bisakah?

1. Menganggap penundaan itu wajar

Foto: ilustrasi/thinkstock
Tak sediki orang yang memberi kelonggaran bagi dirinya sendiri. Misalnya, timbul pikiran bahwa ia akan memulai program diet di hari Senin saja. Atau, ketika sudah melakukannya beberapa hari, Anda akan melanggar aturan saat diet dan berjanji akan memulainya hari Senin mendatang.

"Sayangnya, hanya melakukan beberapa hari gaya hidup sehat saja tak cukup. Jangan beri kelonggaran bagi diri sendiri karena itu justu menghambat Anda mendapatkan penurunan bobot. Sama halnya ketika Anda menunda niat menurunkan bobot bahkan sampai tahun baru mendatang," terang pakar gizi JoLynn Braley kepada Your Tango.

2. Makan saat Anda tidak lapar

Foto: Thinkstock
Perut tidak lapar tapi mulut rasanya ingin makan sesuatu? Sebaiknya, jangan turuti hal itu ya. Sebab, makanan pada dasarnya adalah bahan bakar tubuh. Ketika tubuh mengasup terus bahan bakar padahal tidak membutuhkannya, tubuh akan menyimpan ekstra bahan bakar dalam bentuk lemak.

Nah, pakar gizi Leona Victoria Djajadi menyarankan ketika timbul rasa lapar padahal belum tiba waktunya makan, cobalah minum segelas air putih. Kadang kala, rasa lapar yang dirasa tak lain adalah rasa haus yang dialami tubuh.

3. Percaya pada dongeng soal diet

Foto: thinkstock
Apa itu dongeng soal diet? Braley mengatakan itu adalah kepercayaan orang-orang pada sesuatu yang mustahil menjanjikan penurunan berat badan secara instan. Misalnya saja pil atau ramuan 'ajaib'.

"Anda tidak akan bisa menurunkan bobot tapi makan es krim dan pizza tiap hari tanpa melakukan perubahan pola makan dan olahraga. Sehingga, perubahan penting Anda lakukan," kata Braley.

4. Bandingkan progres dengan orang lain

Foto: iStock/Womens Healt Mag
Masing-masing orang memiliki capaian tersendiri saat berdiet. Sekecil apapun hasilnya, apresiasi diri Anda sendiri sehingga Anda tak kehilangan semangat untuk tetap melakukan program penurunan berat badan.

Termasuk membandingkan pencapaian Anda dengan orang lain sebaiknya tak dilakukan. Sebab, itu justru membuat Anda frustasi dan akhirnya menyerah pada program yang sedang dijalani.

5. Ubah pola pikir

Foto: Thinkstock
Dalam diet pun, Braley mengatakan awalnya Anda perlu mencintai apa yang dilakukan. Jika melakukannya dengan terpaksa, bukan tak mungkin program penurunan bobot akan gagal atau jika berhasil, Anda justru mengalami diet yoyo.

"Di awal berdiet, teguhkan rasa percaya diri Anda. Karena jika di awal saja Anda sudah yakin tubuh Anda akan tetap gemuk, itu tidak akan berhasil. Kemudian jangan lupa, apresiasi tiap pencapaian yang didapat, sekecil apapun," papar Braley.

6. Tidak meminta bantuan

Foto: iStock
Sebuah studi mengatakan apa yang Anda makan sesuai dengan apa yang dimakan teman-teman Anda. Untuk itu bila Anda pergi makan dengan teman-teman yang sehat maka Anda jadi lebih pandai memutuskan makanan yang akan dimakan.

Akan lebih baik lagi jika dalam keseharian Anda makan bersama teman yang sama-sama sedang diet. Jangan lupa pula meminta bantuan keluarga atau teman untuk mensukseskan program penurunan berat badan Anda.

Jika dibutuhkan, Anda bisa juga meminta bantuan seorang coach atau bahkan ahli gizi untuk mengatur program penurunan berat badan Anda.
Halaman 2 dari 7
Tak sediki orang yang memberi kelonggaran bagi dirinya sendiri. Misalnya, timbul pikiran bahwa ia akan memulai program diet di hari Senin saja. Atau, ketika sudah melakukannya beberapa hari, Anda akan melanggar aturan saat diet dan berjanji akan memulainya hari Senin mendatang.

"Sayangnya, hanya melakukan beberapa hari gaya hidup sehat saja tak cukup. Jangan beri kelonggaran bagi diri sendiri karena itu justu menghambat Anda mendapatkan penurunan bobot. Sama halnya ketika Anda menunda niat menurunkan bobot bahkan sampai tahun baru mendatang," terang pakar gizi JoLynn Braley kepada Your Tango.

Perut tidak lapar tapi mulut rasanya ingin makan sesuatu? Sebaiknya, jangan turuti hal itu ya. Sebab, makanan pada dasarnya adalah bahan bakar tubuh. Ketika tubuh mengasup terus bahan bakar padahal tidak membutuhkannya, tubuh akan menyimpan ekstra bahan bakar dalam bentuk lemak.

Nah, pakar gizi Leona Victoria Djajadi menyarankan ketika timbul rasa lapar padahal belum tiba waktunya makan, cobalah minum segelas air putih. Kadang kala, rasa lapar yang dirasa tak lain adalah rasa haus yang dialami tubuh.

Apa itu dongeng soal diet? Braley mengatakan itu adalah kepercayaan orang-orang pada sesuatu yang mustahil menjanjikan penurunan berat badan secara instan. Misalnya saja pil atau ramuan 'ajaib'.

"Anda tidak akan bisa menurunkan bobot tapi makan es krim dan pizza tiap hari tanpa melakukan perubahan pola makan dan olahraga. Sehingga, perubahan penting Anda lakukan," kata Braley.

Masing-masing orang memiliki capaian tersendiri saat berdiet. Sekecil apapun hasilnya, apresiasi diri Anda sendiri sehingga Anda tak kehilangan semangat untuk tetap melakukan program penurunan berat badan.

Termasuk membandingkan pencapaian Anda dengan orang lain sebaiknya tak dilakukan. Sebab, itu justru membuat Anda frustasi dan akhirnya menyerah pada program yang sedang dijalani.

Dalam diet pun, Braley mengatakan awalnya Anda perlu mencintai apa yang dilakukan. Jika melakukannya dengan terpaksa, bukan tak mungkin program penurunan bobot akan gagal atau jika berhasil, Anda justru mengalami diet yoyo.

"Di awal berdiet, teguhkan rasa percaya diri Anda. Karena jika di awal saja Anda sudah yakin tubuh Anda akan tetap gemuk, itu tidak akan berhasil. Kemudian jangan lupa, apresiasi tiap pencapaian yang didapat, sekecil apapun," papar Braley.

Sebuah studi mengatakan apa yang Anda makan sesuai dengan apa yang dimakan teman-teman Anda. Untuk itu bila Anda pergi makan dengan teman-teman yang sehat maka Anda jadi lebih pandai memutuskan makanan yang akan dimakan.

Akan lebih baik lagi jika dalam keseharian Anda makan bersama teman yang sama-sama sedang diet. Jangan lupa pula meminta bantuan keluarga atau teman untuk mensukseskan program penurunan berat badan Anda.

Jika dibutuhkan, Anda bisa juga meminta bantuan seorang coach atau bahkan ahli gizi untuk mengatur program penurunan berat badan Anda.

(rdn/vit)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads