4 Hal yang Perlu Dihindari Sejak Awal Jika Ingin Program Diet Sukses

4 Hal yang Perlu Dihindari Sejak Awal Jika Ingin Program Diet Sukses

Ajeng Anastasia Kinanti - detikHealth
Kamis, 05 Jan 2017 08:05 WIB
4 Hal yang Perlu Dihindari Sejak Awal Jika Ingin Program Diet Sukses
Foto: iStock
Jakarta - Saat memulai program diet untuk menurunkan berat badan, ada beberapa hal penting yang sebaiknya Anda hindari. Ini supaya program diet bisa berjalan dengan lancar tanpa mengganggu kesehatan Anda.

Salah satunya adalah tidak membiarkan perut terlalu kelaparan sepanjang hari. Sebab hal ini justru bisa membuat Anda kalap makan dan berat badan malah bisa naik.

Berikut 4 hal yang perlu dihindari saat hendak memulai program diet, seperti dirangkum detikHealth pada Kamis (5/1/2017):

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Baca juga: Mau Sukses Turunkan Bobot? Mulai Sekarang, Kurangi Konsumsi 6 Minuman Ini Ya

1. 'Membuang' satu kelompok makanan

Foto: iStock
Banyak orang yang keliru membuat program diet dengan 'membuang' salah satu jenis kelompok makanan, seperti karbohidrat. Menurut nutrisionis dari Walla Walla Clinic, Washington, Adina Pearson, RD, hal ini justru salah besar.

Menghindari salah satu jenis asupan atau kelompok makanan tertentu makanan tertentu menurut Pearson justru bisa mengganggu program diet Anda. "Pembatasan secara berlebihan dapat meningkatkan keinginan dan nafsu makan. Otak justru akan terprogram bahwa makanan adalah sesuatu yang menyenangkan," ujar Pearson.

Dibandingkan menghindari satu kelompok makanan tertentu, Pearson mengungkapkan pemilihan porsi yang tepat menjadi hal yang lebih baik. Konsumsilah berbagai makanan dengan pola diet sehat seimbang.

2. Menunda waktu makan

Foto: Thinkstock
Karena alasan ingin mengurangi nafsu makan, tak sedikit orang kemudian justru menunda waktu makannya. Padahal menurut studi dari University of Pennsylvania dan Carnegie Mellon University, menunda waktu makan justru membuat Anda akan makan lebih banyak. Kalori yang dikonsumsi juga lebih banyak.

"Hasil penelitian kami menunjukkan bahwa memesan makanan ketika Anda sudah kelewat lapar, dapat mengarah pada konsumsi kalori berlebihan," ujar penulis utama studi ini, Eric M. VanEpps.

3. Mengubah semuanya sekaligus

Foto: ilustrasi/thinkstock
Berikan waktu bagi tubuh untuk terbiasa dengan program diet Anda, jangan terburu-buru. Memaksakan diri mengganti semua hal, mulai dari jadwal olahraga, jadwal makan, dan berbagai hal lainnya sekaligus, justru membuat Anda menjadi mudah bosan.

Menurut nutrisionis Edwina Clark, RD, keberhasilan penurunan berat badan bisa didapat jika Anda melakukan semuanya secara bertahap. "Jika semua terlalu cepat, Anda justru bisa tertekan dan merasa tak nyaman," pesan Clark.

4. Sering begadang dan kurang tidur

Foto: Thinkstock
Memulai program diet baru seringkali membuat seseorang kelewat bersemangat dan justru jadi kurang tidur untuk menyiapkan segala sesuatunya. Hati-hati, hal ini justru bisa bikin rencana diet gagal.

Saat seseorang kurang tidur, bagian otak yang disebut hipotalamus mengalami penurunan aktivitas. Bagian ini mengatur pelepasan hormon-hormon yang mengendalikan rasa lapar. Akibatnya, nafsu makan mengalami peningkatan.

Kurang tidur dalam jangka panjang jug banyak dikaitkan dengan peningkatan risiko diabetes mellitus. Kondisi tersebut membuat berbagai fungsi metabolisme melambat. Para ilmuwan dari University of Chicago menyebut efeknya mirip proses penuaan.

Baca juga: Agar Diet Penurunan Bobot Sukses, 5 Hal Ini Perlu Dilakukan Sebelum Makan
Halaman 2 dari 5
Banyak orang yang keliru membuat program diet dengan 'membuang' salah satu jenis kelompok makanan, seperti karbohidrat. Menurut nutrisionis dari Walla Walla Clinic, Washington, Adina Pearson, RD, hal ini justru salah besar.

Menghindari salah satu jenis asupan atau kelompok makanan tertentu makanan tertentu menurut Pearson justru bisa mengganggu program diet Anda. "Pembatasan secara berlebihan dapat meningkatkan keinginan dan nafsu makan. Otak justru akan terprogram bahwa makanan adalah sesuatu yang menyenangkan," ujar Pearson.

Dibandingkan menghindari satu kelompok makanan tertentu, Pearson mengungkapkan pemilihan porsi yang tepat menjadi hal yang lebih baik. Konsumsilah berbagai makanan dengan pola diet sehat seimbang.

Karena alasan ingin mengurangi nafsu makan, tak sedikit orang kemudian justru menunda waktu makannya. Padahal menurut studi dari University of Pennsylvania dan Carnegie Mellon University, menunda waktu makan justru membuat Anda akan makan lebih banyak. Kalori yang dikonsumsi juga lebih banyak.

"Hasil penelitian kami menunjukkan bahwa memesan makanan ketika Anda sudah kelewat lapar, dapat mengarah pada konsumsi kalori berlebihan," ujar penulis utama studi ini, Eric M. VanEpps.

Berikan waktu bagi tubuh untuk terbiasa dengan program diet Anda, jangan terburu-buru. Memaksakan diri mengganti semua hal, mulai dari jadwal olahraga, jadwal makan, dan berbagai hal lainnya sekaligus, justru membuat Anda menjadi mudah bosan.

Menurut nutrisionis Edwina Clark, RD, keberhasilan penurunan berat badan bisa didapat jika Anda melakukan semuanya secara bertahap. "Jika semua terlalu cepat, Anda justru bisa tertekan dan merasa tak nyaman," pesan Clark.

Memulai program diet baru seringkali membuat seseorang kelewat bersemangat dan justru jadi kurang tidur untuk menyiapkan segala sesuatunya. Hati-hati, hal ini justru bisa bikin rencana diet gagal.

Saat seseorang kurang tidur, bagian otak yang disebut hipotalamus mengalami penurunan aktivitas. Bagian ini mengatur pelepasan hormon-hormon yang mengendalikan rasa lapar. Akibatnya, nafsu makan mengalami peningkatan.

Kurang tidur dalam jangka panjang jug banyak dikaitkan dengan peningkatan risiko diabetes mellitus. Kondisi tersebut membuat berbagai fungsi metabolisme melambat. Para ilmuwan dari University of Chicago menyebut efeknya mirip proses penuaan.

Baca juga: Agar Diet Penurunan Bobot Sukses, 5 Hal Ini Perlu Dilakukan Sebelum Makan

(ajg/vit)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads