Jumat, 20 Jan 2017 15:52 WIB

Kamu Perlu Tahu, Ambil Makanan Sendiri Itu Lebih Sehat

Rahma Lillahi Sativa - detikHealth
Foto: Bernama/iStock Foto: Bernama/iStock
Jakarta - Memang sulit menahan diri untuk tidak ngemil jika disuguhi makanan tersebut di depan mata. Untuk itu kunci dari makan sehat sebenarnya ada pada diri sendiri. Selain niat, ada trik-trik yang tak disadari bisa membantu mencapai target tersebut lho.

Dalam penelitian terbarunya, Dr Linda Hagen dari Marshall School of Business, University of Southern California mengatakan, mengambil makan sendiri ternyata bisa membantu mencegah kebiasaan makan tak sehat.

Tak hanya itu, orang yang mengambil makanannya sendiri juga cenderung memilih makanan yang menyehatkan. Kalaupun mengambil makanan tak sehat, mereka mengambil dalam porsi yang tak terlalu banyak atau bahkan memilih tidak mengambil sama sekali.

"Lain halnya jika diambilkan, mereka merasa yang bertanggung jawab adalah yang mengambilkan. Tetapi ketika mengambil sendiri, mereka akan mudah merasa bersalah bila mengambil porsi terlalu besar atau memilih makanan tak sehat," jelas Linda seperti dilaporkan The Telegraph.

Baca juga: Ingin Turunkan Berat Badan? 4 Trik Ini Bisa Bantu Anda Tak Mudah Lapar

Kesimpulan ini didasarkan pada lima percobaan yang melibatkan sekitar 800 partisipan. Satu percobaan dilakukan di sebuah ruang tunggu di University of Michigan. Peneliti menyiapkan cemilan untuk 189 mahasiswa yang sedang menunggu sebuah kelas.

Cemilan yang disiapkan adalah buah kering dan Reese's Pieces, sebuah merk permen coklat berisi kacang. Ketika Reese's Pieces diletakkan dalam cangkir-cangkir kecil, 32 persen mahasiswa mengambilnya.

Tetapi ketika jajanan tersebut diletakkan dalam sebuah mangkok besar lalu disiapkan sendok dan cangkir kecil di sampingnya dengan harapan agar mereka mengambil sendiri, ternyata tak ada satupun mahasiswa yang mengambil cemilan tersebut.

Namun perilaku berbeda diperlihatkan responden ketika disuguhi buah kering. Jumlah mahasiswa yang mengambil sendiri sama banyaknya dengan jumlah mahasiswa yang mengambil buah kering yang telah dipersiapkan dalam cangkir-cangkir.

"Saat partisipan ditawari makanan yang menurut mereka tidak sehat, ada peningkatan kecenderungan jika keterlibatan fisik mereka tidak begitu besar atau sederhananya saat diambilkan orang lain. Tetapi jika mengambil sendiri atau ada keterlibatan fisik yang besar, maka mereka akan memilih dengan selektif," simpul Linda.

Menariknya, peneliti tidak melihat adanya perbedaan pada responden jika disuguhi makanan sehat, dan ini tentulah pertanda baik.

Baca juga: Sering Gabungkan Sarapan dan Makan Siang? Ini Efeknya bagi Tubuh (lll/vit)