Dalam eksperimen yang dilakukan oleh beragam spesies, pembatasan kalori dalam batas wajar terbukti dapat meningkatkan harapan hidup pada ragi, cacing, lalat, dan tikus. Terakhir studi yang dilakukan bersama oleh peneliti di University of Wisconsin dan National Institute on Aging juga telah membuktikannya pada empat monyet rhesus (Macaca mulatta).
Baca juga: Kebiasaan Makan yang Buruk Ini Bisa Percepat Penuaan & Memperpendek Umur
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Julie Mattison dari National Institute on Aging mengatakan diet kalori yang dilakukan pada monyet di dalam studi termasuk ketat sehingga kemungkinan sulit dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari. Studi dilakukan hanya untuk memahami bagaimana pembatasan kalori dapat berdampak pada penuaan sel-sel tubuh.
"Pada akhirnya tujuan utama kita adalah untuk meningkatkan kesehatan manusia," kata Julie seperti dikutip dari New Scientist, Rabu (25/1/2017).
Peneliti mengatakan pembatasan kalori tersebut mulai dilakukan ketika para monyet menginjak usia dewasa. Kalori penting untuk pertumbuhan sehingga bila makan para monyet sudah dibatasi sejak muda efek yang muncul malah sebaliknya.
Baca juga: Ini Alasannya Lemak di Perut Lebih Bahaya Ketimbang yang di Bawah Kulit
(fds/vit)











































