Jakarta -
Beberapa saat setelah makan, seringkali orang langsung melakukan beberapa kebiasaan tertentu seperti merokok atau menyikat gigi. Amankah?
Seperti dirangkum dari berbagai sumber, berikut artikel bagian kedua tentang kebiasaan-kebiasaan yang sebaiknya tak dilakukan sesaat setelah makan:
Baca juga: Minum Air Es Picu Penumpukan Lemak di Perut dan Bikin Gemuk?
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1. Merokok
Foto: Rangga Rahardiansyah
|
Dengan berbagai alasan tertentu, tak sedikit orang yang terbiasa langsung merokok setelah makan. Menurut penelitian dari University of Ilorin Teaching Hospital (UITH), orang yang hobi merokok setelah makan berisiko lebih tinggi untuk mengalami dampak bahaya rokok.
Alasannya, setelah makan peredaran darah di area organ pencernaan akan meningkat guna proses mencerna makanan. Karena proses ini, maka berbagai zat racun yang terdapat dari rokok juga akan menjadi lebih mudah diserap dalam darah. Dalam jangka panjang, berbagai fungsi organ vital seperti hati, ginjal, dan usus pun bisa menjadi terganggu.
2. Membaca buku
Foto: Thinkstock
|
Tak cuma membaca buku saja, Anda juga sebaiknya tak melakukan aktivitas-aktivitas lain yang membutuhkan konsentrasi tinggi sesaat setelah makan. Pada saat itu, aliran darah biasanya akan terpusat di area mata dan otak, padahal kondisi tersebut justru dibutuhkan oleh organ pencernaan untuk mencerna makanan.
Jika demikian, membaca buku dan kegiatan yang membutuhkan konsentrasi lainnya dapat menghambat sistem pencernaan dan memicu ketidaknyamanan di perut.
3. Mandi
Foto: Thinkstock
|
Proses pencernaan membutuhkan banyak energi dan aliran darah yang baik menuju area perut. Ketika mandi, tubuh juga membutuhkan aliran darah ekstra guna menjaga keseimbangan suhu badan. Maka dari itu, langsung mandi setelah makan juga tidak dianjurkan. Sebaiknya sediakan jeda waktu setidaknya 45 menit setelah makan jika memang Anda ingin mandi.
Baca juga: 5 Asupan Ini Diyakini Bikin Nyamuk Ogah Mendekat
4. Menyikat gigi
Foto: thinkstock
|
Diungkapkan drg Roseita Dewi dari Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia (FKG UI), prinsipnya, menyikat gigi harus dilakukan pada saat dan dengan cara yang tepat. drg Ita, begitu ia akrab disapa, menekankan bahwa menyikat gigi sebaiknya tidak dilakukan segera begitu selesai makan, terutama setelah makan makanan dengan kadar gula tinggi atau makanan yang asam.
Menurut drg Ita, menyikat gigi setelah makan dapat mengikis struktur gigi terluar (enamel gigi). Apalagi bila makanan yang dikonsumsi sudah mengandung asam seperti minuman berkarbonasi, cuka, dan kuah pempek. drg Ita menyarankan setelah makan ada baiknya berkumur dengan air putih. Tujuannya, untuk menetralkan perubahan pH yang ada di dalam mulut, mengingat suasana asam akan melemahkan struktur gigi.
Dengan berbagai alasan tertentu, tak sedikit orang yang terbiasa langsung merokok setelah makan. Menurut penelitian dari University of Ilorin Teaching Hospital (UITH), orang yang hobi merokok setelah makan berisiko lebih tinggi untuk mengalami dampak bahaya rokok.
Alasannya, setelah makan peredaran darah di area organ pencernaan akan meningkat guna proses mencerna makanan. Karena proses ini, maka berbagai zat racun yang terdapat dari rokok juga akan menjadi lebih mudah diserap dalam darah. Dalam jangka panjang, berbagai fungsi organ vital seperti hati, ginjal, dan usus pun bisa menjadi terganggu.
Tak cuma membaca buku saja, Anda juga sebaiknya tak melakukan aktivitas-aktivitas lain yang membutuhkan konsentrasi tinggi sesaat setelah makan. Pada saat itu, aliran darah biasanya akan terpusat di area mata dan otak, padahal kondisi tersebut justru dibutuhkan oleh organ pencernaan untuk mencerna makanan.
Jika demikian, membaca buku dan kegiatan yang membutuhkan konsentrasi lainnya dapat menghambat sistem pencernaan dan memicu ketidaknyamanan di perut.
Proses pencernaan membutuhkan banyak energi dan aliran darah yang baik menuju area perut. Ketika mandi, tubuh juga membutuhkan aliran darah ekstra guna menjaga keseimbangan suhu badan. Maka dari itu, langsung mandi setelah makan juga tidak dianjurkan. Sebaiknya sediakan jeda waktu setidaknya 45 menit setelah makan jika memang Anda ingin mandi.
Baca juga: 5 Asupan Ini Diyakini Bikin Nyamuk Ogah Mendekat
Diungkapkan drg Roseita Dewi dari Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia (FKG UI), prinsipnya, menyikat gigi harus dilakukan pada saat dan dengan cara yang tepat. drg Ita, begitu ia akrab disapa, menekankan bahwa menyikat gigi sebaiknya tidak dilakukan segera begitu selesai makan, terutama setelah makan makanan dengan kadar gula tinggi atau makanan yang asam.
Menurut drg Ita, menyikat gigi setelah makan dapat mengikis struktur gigi terluar (enamel gigi). Apalagi bila makanan yang dikonsumsi sudah mengandung asam seperti minuman berkarbonasi, cuka, dan kuah pempek. drg Ita menyarankan setelah makan ada baiknya berkumur dengan air putih. Tujuannya, untuk menetralkan perubahan pH yang ada di dalam mulut, mengingat suasana asam akan melemahkan struktur gigi.
(ajg/vit)