Senin, 09 Apr 2018 13:17 WIB

Diet DASH Tak Cuma Atasi Lemak, Tapi Juga Depresi

Suherni Sulaeman - detikHealth
Diet DASH tak cuma atasi lemak, tapi juga depresi/Foto: thinkstock
Jakarta - Kebiasaan makan umumnya dikaitkan dengan penyakit fisik. Tapi kebanyakan orang tidak menyadari bahwa ada hubungan antara nutrisi dengan penyakit mental, seperti depresi. Padahal sebenarnya, nutrisi memainkan peranan penting dalam menjaga kesehatan mental dan emosional.

Seperti dikutip dari Shape, depresi merupakan kondisi umum yang mempengaruhi banyak orang dewasa saat ini. Itu berhubungan dengan gejala seperti kesedihan dan kecemasan. Bahkan, semakin banyak orang tua yang didiagnosis mengalami depresi.

Sebuah penelitian dari Rush University Medical Center di Chicago mengungkapkan bahwa diet yang kaya buah, sayuran, dan gandum berkontribusi pada tingkat depresi yang lebih rendah. Diet ini efektif mengurangi risiko seseorang mengalami penyakit mental. Ya, diet ini dikenal sebagai diet DASH, atau Dietary Approaches to Stop Hypertension.

Perencanaan makan ini membatasi makanan yang tinggi lemak jenuh dan gula. Pola makan seperti ini sering diikuti oleh individu yang ingin menurunkan tekanan darah tinggi, kolesterol jahat dan berat badan.



Untuk keperluan penelitian, para peneliti mengamati dan mengikuti 964 peserta dengan usia rata-rata 81 tahun selama sekitar enam tahun. Peneliti memantau kebiasaan makan para peserta dan mengumpulkan hasilnya di akhir penelitian.

Para peneliti membagi peserta menjadi tiga kelompok berdasarkan seberapa lama mereka rutin menjalani diet mereka. Para peneliti menemukan bahwa mereka yang menjalani diet DASH yang lebih sehat mempunyai 11 persen lebih kecil kemungkinannya untuk menderita depresi pada saat penelitian berakhir.

Meskipun diperlukan penelitian lebih lanjut pada masing-masing makanan yang secara langsung mencegah depresi, tetapi penelitian ini membuktikan bahwa mengikuti jadwal makan bersih adalah cara terbaik untuk menjaga kesehatan tubuh dan pikiran.

(hrn/up)