Apa Junk Food Perlu Pakai Peringatan Gambar Seram Seperti Rokok?

Apa Junk Food Perlu Pakai Peringatan Gambar Seram Seperti Rokok?

Firdaus Anwar - detikHealth
Sabtu, 26 Mei 2018 15:48 WIB
Apa Junk Food Perlu Pakai Peringatan Gambar Seram Seperti Rokok?
Peringatan bergambar junk food. Foto: ABC Australia
Jakarta - Berbicara beban kesehatan global terbesar saat ini maka penyakit katastropik seperti masalah kardiovaskular, kanker, hingga diabetes menjadi tantangan yang lebih besar daripada penyakit infeksi. Penyebabnya bisa dilacak dari gaya hidup diet tidak sehat dan jarang berolahraga.

Untuk itu para pembuat kebijakan berusaha mencari cara bagaimana mendorong masyarakat agar lebih hati-hati menjaga kesehatan. Sebagai contoh negara Inggris menerapkan cukai untuk produk makanan yang tinggi gula.



ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Terkait hal tersebut, studi terbaru oleh peneliti di Australia menambahkan cara lain yang bisa dimanfaatkan yaitu dengan pemakaian gambar seram sebagai peringatan. Konsepnya sama seperti pada bungkus rokok, makanan junk food dijual dengan kemasan peringatan buruk dampak lemak pada tubuh.

Dr Stefan Bode dari University of Melbourne melihat orang-orang akan lebih bereaksi untuk enggan mengonsumsi junk food bila disertai dengan peringatan bergambar. Dalam studinya ketika dihadapkan pada pilihan makanan, orang-orang akan cenderung memilih makanan sehat setelah melihat peringatan tersebut.

"Kami bisa melihat bagaimana kontrol diri dapat membuat orang menahan pilihan makanan tidak sehat. Ini adalah sesuatu yang menarik untuk diikuti dan diketahui," kata Dr Stefan seperti dikutip dari ABC Australia, Sabtu (26/5/2018).

Menurut peneliti mengapa orang-orang jadi menghindari junk food kemungkinan karena mereka jadi teringat pesan kesehatan setiap akan makan. Selain itu dengan gambar yang polos atau menyeramkan daya tarik junk food juga akan berkurang drastis.

(fds/mrs)

Berita Terkait