Kamis, 28 Jun 2018 07:11 WIB

Butuh Energi Banyak, Apa Aja Sih yang Dimakan Pesepak Bola Biar Tetap Bugar?

Frieda Isyana Putri - detikHealth
Foto: Tony O'Brien/Action Images via Reuters
Jakarta - Performa bagus dalam bertanding merupakan hal vital bagi pesepakbola, apalagi bagi mereka yang sedang berjuang dalam Piala Dunia 2018. Dengan badan yang bugar dan membutuhkan banyak energi, kira-kira apa saja ya yang mereka makan?

Bagi Simone Austin, seorang nutrisionis yang mengatur pola makan di klub sepakbola Hawthorn Australia selama delapan tahun, diet dan asupan nutrisi mereka didasarkan pada komposisi tubuh mereka.

Hal ini disebabkan tiap orang memiliki asupan nutrisi yang berbeda-beda sesuai kapasitas tubuhnya. Lewat pengukuran tubuh lainnya seperti tes cubit lemak, level cairan dan hidrasi juga sangat membantunya mengatur porsi makan.


Walau diet sehat sangat penting bagi pesepakbola, Austin tak membuatnya ketat seperti dalam militer. Bahkan ia mengklaim cukul simpel karena tiap orang tidak ada anjuran atau larangan khusus.

"Yang seperti itu bukan filosofiku, mungkin orang-orang lain melakukannya tapi aku tidak. Ini hanya tentang membuat mereka makan-makanan sehat bahwa mereka peduli dan benar-benar mendengarkan tubuh mereka sendiri," ungkap Austin, dikutip dari HuffPost.

Ia menekankan pentingnya bagi para pemain untuk mengerti apa saja yang harus mereka makan pada tiap waktu makan, bagaimana mereka memperbaiki tubuh ketika ada cedera, saat latihan ringan maupun berat karena bisa saja mereka butuh lebih banyak karbohidrat karena makin banyak energi yang dibutuhkan.

Selain itu, ia juga mengajarkan para pemainnya untuk dapat memasak sendiri lewat sesi memasak dan memilih makanan sehat di supermarket. Ditambah fakta bahwa beberapa pemain memulai karirnya di usia muda, sekitar 17-18 tahun yang mungkin belum paham mengenai pola makan sehat.

Fokus dalam mendapatkan asupan energi banyak yang dibutuhkan adalah lewat waktu makan, makronutrien, dan hidrasi. Misal makan besar satu atau dua jam sebelum latihan atau bertanding agar energi mereka tercukupi dengan karbohidrat dan protein.


Makronutrien, yakni karbohidrat, lemak dan protein sangat penting dalam pola makan sehat para pesepakbola. Namun ia tetap menjaga untuk tidak memberi porsi karbohidrat terlalu banyak, kalau tidak justru malah membuat para pemain kegemukan.

Sehingga Austin mengatur bagaimana dalam makanan mereka punya karbohidrat yang cukup untuk jadi energi namun tidak terlalu banyak untuk menjadi lemak. Kemudian, asupan protein yang cukup penting untuk membentuk otot, memperbaiki sel-sel tubuh dan memperkuat hormon.

Lemak juga sangat baik untuk menambah rasa kenyang dan memberi ekstra energi, agar menghindari mereka kelaparan dan berujung makan berlebihan. Lemak sehat bisa didapatkan lewat minyak zaitun, kacang-kacangan, alpukat.

Satu lagi aspek diet yang Austin tekankan pada pemain adalah untuk menambah asupan sayuran mereka. Sehingga mereka tak hanya mendapatkan cukup antioksidan, vitamin dan mineral untuk memperbaiki tubuh, namun juga memberikan serat dan kandungan air dengan kalori yang tidak terlalu banyak.




(frp/up)