Ingin Coba Diet Keto? Ini 4 Hal yang Wajib Kamu Ketahui (2)

Ingin Coba Diet Keto? Ini 4 Hal yang Wajib Kamu Ketahui (2)

Muhamad Reza Sulaiman - detikHealth
Jumat, 27 Jul 2018 15:36 WIB
Ingin Coba Diet Keto? Ini 4 Hal yang Wajib Kamu Ketahui (2)
Popularitas diet keto meningkat setelah selebriti Kourtney Kardashian mengaku rutin melakukan diet keto. Foto: shutterstock
Jakarta - Popularitas diet keto meningkat setelah selebriti Kourtney Kardashian mengaku rutin melakukan diet keto. Padahal, manfaat hingga efek samping diet keto masih jadi perdebatan.

"Pola makan diet keto terdiri dari 70-75 persen lemak, 20 persen protein, dan 5 persen karbohidrat," ujar pakar diet McKel Hill, dikutip dari Business Insider.



ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di bagian pertama, pentingnya penggunaan minyak alpukat, berkurangnya waktu makan, serta beberapa kesalahan di awal dibahas secara lengkap.

Simak bagian keduanya berikut ini ya.

1. Waspada bosan

Foto: thinkstock
Masalah utama menjalankan program diet keto adalah menu makanan yang itu-itu saja. Untuk itu, harus diwaspadai rasa bosan yang menyerta agar diet tak berhenti di tengah jalan.

Hill menyarankan kamu untuk sering-sering membuka buku resep makanan yang bisa diolah dari alpukat dan telur, dua menu utama yang biasa dikonsumsi pelaku diet keto.

2. Batasi asupan sayur

Foto: istock
Ingat, asupan utama diet keto adalah lemak dan asupan karbohidrat sangat dibatasi. Kristen Mancinelli, MS, RD, penulis The Ketogenic Diet menyebut hal ini membuat tidak semua sayur boleh dikonsumsi.

Ia mengatakan kebanyakan sayur hanya mengandung karbohidrat, meskipun jumlahnya kecil untuk memenuhi kebutuhan harian kamu. Untuk itu, penting bagi kamu untuk mengetahui berapa kandungan karbohidrat dari sayur yang kamu makan.

"Pilih 5 atau 6 sayuran favorit Anda, lalu cari tahu kadar karbohidratnya. Dengan begitu, Anda bisa mengira-ngira porsi menu sayur saat makan agar asupan karbohidrat tidak lebih dari 5 persen," ujarnya.

3. Kenali risikonya

Foto: thinkstock
Seperti sudah dikatakan di awal, diet keto masih menjadi perdebatan. Sebelum mencoba, ada baiknya bagi kamu untuk mengenali risiko yang timbul ketika melakukan diet keto.

Diet keto diketahui bisa meningkatkan risiko masalah pada ginjal. Diet keto juga tidak disarankan untuk ibu hamil karena berkurangnya asupan nutrisi penting seperti asam folat dan vitamin.

"Sebelum melakukan diet keto, sebaiknya Anda mengunjungi nutrisionis dan berkonsultasi soal manfaat dan risikonya," ujar pakar nutrisi Tracy Beckerman.

4. Jika tak cocok, berhenti

Foto: thinkstock
Badan sering lemas, gemetar, dan kesemutan? Tak kuat menahan lemas karena tak lagi makan nasi dan tepung? Atau bahkan stres karena tak bisa makan makanan lain?

Beckerman mengatakan prinsip diet penurunan berat badan yang utama adalah dijalankan dengan ikhlas dan senang. Jika kamu merasa tak cocok menjalankan diet keto, sebaiknya berhenti dan tak dipaksakan.

"Jangan melakukan diet hanya karena selebriti A atau B sukse melakukannya. Jika Anda merasa negatif dengan diri Anda sendiri saat menjalankan diet keto, tandanya diet keto tak tepat untuk Anda," tutupnya.
Halaman 2 dari 5
Masalah utama menjalankan program diet keto adalah menu makanan yang itu-itu saja. Untuk itu, harus diwaspadai rasa bosan yang menyerta agar diet tak berhenti di tengah jalan.

Hill menyarankan kamu untuk sering-sering membuka buku resep makanan yang bisa diolah dari alpukat dan telur, dua menu utama yang biasa dikonsumsi pelaku diet keto.

Ingat, asupan utama diet keto adalah lemak dan asupan karbohidrat sangat dibatasi. Kristen Mancinelli, MS, RD, penulis The Ketogenic Diet menyebut hal ini membuat tidak semua sayur boleh dikonsumsi.

Ia mengatakan kebanyakan sayur hanya mengandung karbohidrat, meskipun jumlahnya kecil untuk memenuhi kebutuhan harian kamu. Untuk itu, penting bagi kamu untuk mengetahui berapa kandungan karbohidrat dari sayur yang kamu makan.

"Pilih 5 atau 6 sayuran favorit Anda, lalu cari tahu kadar karbohidratnya. Dengan begitu, Anda bisa mengira-ngira porsi menu sayur saat makan agar asupan karbohidrat tidak lebih dari 5 persen," ujarnya.

Seperti sudah dikatakan di awal, diet keto masih menjadi perdebatan. Sebelum mencoba, ada baiknya bagi kamu untuk mengenali risiko yang timbul ketika melakukan diet keto.

Diet keto diketahui bisa meningkatkan risiko masalah pada ginjal. Diet keto juga tidak disarankan untuk ibu hamil karena berkurangnya asupan nutrisi penting seperti asam folat dan vitamin.

"Sebelum melakukan diet keto, sebaiknya Anda mengunjungi nutrisionis dan berkonsultasi soal manfaat dan risikonya," ujar pakar nutrisi Tracy Beckerman.

Badan sering lemas, gemetar, dan kesemutan? Tak kuat menahan lemas karena tak lagi makan nasi dan tepung? Atau bahkan stres karena tak bisa makan makanan lain?

Beckerman mengatakan prinsip diet penurunan berat badan yang utama adalah dijalankan dengan ikhlas dan senang. Jika kamu merasa tak cocok menjalankan diet keto, sebaiknya berhenti dan tak dipaksakan.

"Jangan melakukan diet hanya karena selebriti A atau B sukse melakukannya. Jika Anda merasa negatif dengan diri Anda sendiri saat menjalankan diet keto, tandanya diet keto tak tepat untuk Anda," tutupnya.

(mrs/up)

Berita Terkait