Selasa, 11 Sep 2018 06:31 WIB

Buah Saja Tak Cukup untuk Sarapan, Ini Alasannya

Rosmha Widiyani - detikHealth
Buah banyak mengandung serat, tapi butuh lebih dari itu untuk sarapan (Foto: iStock) Buah banyak mengandung serat, tapi butuh lebih dari itu untuk sarapan (Foto: iStock)
Jakarta - Seiring kesadaran hidup sehat, buah menjadi menu wajib tiap kali makan. Termasuk saat sarapan yang biasanya diisi menu sarat karbohidrat.

Tak jarang buah menjadi asupan tunggal demi tubuh yang lebih sehat. Meski kaya nutrisi, buah ternyata tak cukup memenuhi kebutuhan tubuh saat sarapan.

"Tetap harus didampingi asupan sumber karbohidrat," kata Ahli Gizi dari Fakultas Ekologi Manusia (Fema) Institut Pertanian Bogor (IPB) Prof Hardinsyah.

Hidangan karbohidrat bisa dikonsumsi saat sarapan sebelum jam 10 pagi, tak lama setelah makan buah. Atau, sebagai snack pagi sebelum waktu makan siang sekitar pukul 10 hingga 11 siang. Berbagai menu bisa dipilih asal mengandung gula, misal nasi, pasta, dan gandum.



Hardinsyah mengingatkan, tidak semua buah bisa menjadi menu sarapan. Buah sebaiknya bersifat basa untuk menjaga tingkat keasaman organ pencernaan, misal pepaya. Namun, jangan bergantung pada satu jenis buah sebagai menu sarapan.

Sebagai sumber energi utama, karbohidrat adalah nutrisi yang banyak diperlukan mudah diolah tubuh. Hal inilah yang menyebabkan karbohidrat selalu ditemukan pada menu makan pagi, siang, dan malam. Tentunya, karbohidrat harus dikonsumsi sesuai kebutuhan tubuh.



Saksikan juga video 'Hati-hati! Lewatkan Sarapan Bisa Picu Sakit Jantung':

[Gambas:Video 20detik]

(up/up)
News Feed