Rabu, 12 Sep 2018 14:21 WIB

Hanifan Jagoan Silat Asian Games Makan Nasi Cuma Seminggu Sekali

Rosmha Widiyani - detikHealth
Hanifan Yudani Kusumah. Foto: Mochamad Solehudin Hanifan Yudani Kusumah. Foto: Mochamad Solehudin
Jakarta - Sosok pesilat Hanifan Yudani Kusumah sempat viral saat meraih medali emas Asian Games 2018. Usai pengalungan medali, ia merangkul dua kontestan Pilpres 2019, Joko Widodo dan Prabowo Subiakto.

Torehan emas di Asian Games 2018 memberi motivasi untuk selalu berusaha meraih prestasi terbaik. Niat tersebut tentu tak bisa terlaksana tanpa tubuh yang sehat.

Tips sehat ala Hanifan ternyata tidak sulit, meski jelas perlu konsistensi untuk diterapkan setiap hari. Hanifan membatasi asupan nasi dan menggantinya dengan umbi-umbian sebagai sumber karbohidrat. "Saya paling seminggu cuma sekali makan nasi," katanya di Gedung TransTV, Jakarta Selatan, Rabu (12/9/2018).



Ubi, singkong, dan kentang yang direbus adalah menu utama makan siang dan malam. Hanifan juga makan sayur, buah, dan daging untuk mencukup nutrisi setiap hari. Sementara untuk sarapan, Hanifan makan buah dan sayur sebagai hidangan utama. Pola makan tersebut sukses membantunya tetap energik berlatih dan berkompetisi di berbagai kejuaraan.

Hanifan mengatakan, diet membatasi asupan nasi dilakukann sejak 2015. Meski awalnya tidak enak, Hanifan berhasil beradaptasi hingga bisa merasakan manfaatnya. Hanifan yang turun di kelas C 55-60 kilogram sukses menurunkan berat badannya sekitar 7 kilogram. Berat badna Hanifan mencapai ideal dengan tinggi 165 sentimeter.

Selain pola makan, Hanifan juga latihan sesuai program Pelatnas. Latihan dilaksanakan dua hingga tiga kali sehari dengan durasi sekitar dua jam. Latihan dibagi menjadi sesi fisik pada pagi hari, individual di siang hari, dan teknik tiap sore. Saat ini Hanifah tengah bersiap mengikuti kejuaraan dunia pencak silat yang akan dilaksanakan pada akhir tahun 2018 di Singapura.




Cek video Darah Silat Hanifan Berakar dari Prestasi Orang Tuanya (Rosmha Widiyani/up)
News Feed