Minggu, 28 Okt 2018 08:02 WIB

'Flexitarian', Tren Diet Bagi yang Nggak Sanggup Jadi Vegetarian

Widiya Wiyanti - detikHealth
Enggak kuat jadi vegetarian bisa coba diet yang ini. Foto: Thinkstock
Jakarta - Banyak pilihan untuk menjadi sehat, salah satunya dengan menerapkan diet. Diet sebagai vegetarian banyak diminati, namun tidak sedikit pula yang merasa tidak sanggup hanya mengonsumsi sayur dan buah saja.

Jika kamu tidak sanggup menjadi vegetarian, kamu bisa mencoba tren diet semi vegetarian atau disebut 'flexitarian'.

Dikutip dari Health Line, flexitarian adalah gaya makan yang mendorong makanan nabati, namun masih mengonsumsi produk hewani seperti daging dalam jumlah sedang.

Flexitarian dianggap lebih fleksibel dibandingkan vegatarian atau vegan. Tren diet ini diciptakan oleh ahli diet Dawn Jackson Blatner untuk membantu orang menuai manfaat dari makan vegetarian sambil tetap menikmati produk hewani secara moderat.



Diet flexitarian tidak memiliki aturan yang jelas atau jumlah kalori dan makronutrien yang disarankan. Mereka yang menerapkannya berpegang pada"

- Makan sebagian besar buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan dan biji-bijian.
- Fokus pada protein dari tumbuhan sebagai ganti protein hewan.
- Jadilah fleksibel dan gabungkan produk hewani.
- Kurangi makanan yang diproses, perbanyak makanan alami.
- Batasi tambahan gula dan pemanis.

Berdasarkan penelitian terbaru, satu dari tiga orang Amerika menganggap dirinya flexitarian. Mereka percaya bahwa gaya hidup fleksibel memungkinkan mereka untuk makan lebih sehat tanpa merampas kesenangan mereka, seperti dikutip dari New York Post.

Alasan lainnya diakui untuk membantu mereka lebih baik secara fisik dan mental.

"Studi ini menunjukkan minat dalam gaya hidup yang fleksibel dan dalam makanan nabati. Karena minat itu terus bertambah, begitu juga permintaan akan makanan lezat yang selaras dengan gaya hidup makan yang berbeda ini," kata Manajer Senior Brand for So Delicious Dairy Free, Lauren Start.

Jadi, kamu mau coba flexitarian diet ini?

(wdw/up)