Senin, 07 Jan 2019 08:01 WIB

Sudah Rutin Olahraga Tapi Masih Gemuk Juga? Mungkin Ini Sebabnya

Frieda Isyana Putri - detikHealth
Masih gemuk walau sudah olahraga? Foto: iStock Masih gemuk walau sudah olahraga? Foto: iStock
Jakarta - Sebanyak 50 persen netizen menyebutkan olahraga menjadi resolusi mereka di tahun 2019 lewat polling detikHealth beberapa waktu lalu. Motivasi untuk berolahraga tiap orang bermacam-macam, namun yang sering menjadi motivasi kebanyakan penggiat olahraga adalah untuk menurunkan berat badan.

Namun bagaimana jika sudah giat olahraga tapi berat badan tak kunjung turun? Nutrisionis dari CNN, Lisa Drayer, menyebutkan bahwa diet justru lebih penting ketimbang olahraga, atau mudahnya, pola makan kita sehari-hari.

"Benar sekali. Secara umum, apa yang sering kubilang pada orang-orang adalah, bagaimana pola makanmu lebih penting dari pada seberapa banyak kamu berolahraga," lanjutnya, dikutip dari CNN.


Seluruh kalori yang berkontribusi pada bobotmu datang dari makanan dan minuman yang kamu asup tiap harinya, akan tetapi hanya sedikit yang bisa 'keluar' lewat berolahraga. Menurut Alexxai Kravitz, seorang investigator di Institut Kesehatan Nasional Amerika Serikat, secara umum ada tiga komponen pada pengeluaran energi:

1. Tingkat metabolisme basal, yakni jumlah energi yang dibutuhkan untuk tetap membuat tubuhmu berfungsi (pemompaan darah, napas di paru-paru dan fungsi otak)
2. Memecah makanan, secara ilmiah merujuk pada 'efek thermal pada makanan'.
3. Aktivitas fisik

Kebanyakan orang memiliki tingkat metabolisme basal sekitar 60-80 persen dari total pengeluaran energi, lanjut Kravitz. Perkiraan 10-30 persen kalori terbakar melalui aktivitas fisik apa saja, seperti berjalan, mengetik, menggeliat dan latihan formal.


Ia mencontohkan, seseorang dengan berat badan 83 kg membakar 200 kalori dalam 30 menit berjalan dengan kecepatan 6 km/jam. Dengan mudah upaya tersebut bisa dibalikkan hanya dengan makan empat kukis cokelat atau setengah sendok es krim.

Hal lainnya adalah, berolahraga bisa meningkatkan nafsu makanmu, apalagi saat berolahraga yang cukup lama atau olahraga angkat beban. Oleh karena itu Drayer menyarankan pada tiap orang yang ingin menurunkan berat badan untuk lebih fokus pada pola makan terlebih dahulu.

"Jika tujuanmu untuk menurunkan berat badan, lebih baik tidak berolahraga namun tetap mengatur makanan. Tapi bukan berarti olahraga tidak penting. Olahraga sangat penting untuk membangun kekuatan dan massa otot serta kelenturan," kata Drayer.

Ia menambahkan, selain itu olahraga juga dapat membantu mengelola penyakit, termasuk penyakit jantung dan diabetes. Lalu bisa meningkatkan mood, melawan depresi, akan tetapi perlu dicatat walau olahraga bisa membantu menurunkan bobot, diet atau pola makan lebih penting daripada faktor gaya hidup.






(frp/up)
News Feed