Jumat, 05 Jul 2019 10:31 WIB

Diet 'Napas' Selama 97 Hari Seperti Influencer Ini, Sehat Nggak Sih?

Frieda Isyana Putri - detikHealth
Audra Bear tuai kontroversi soal diet napas yang ia jalani. Foto: Instagram @audrabear Audra Bear tuai kontroversi soal diet 'napas' yang ia jalani. Foto: Instagram @audrabear
Jakarta - Audra Bear, seorang influencer Instagram asal Minnesota menuai kontroversi dari banyak pihak usai mengklaim dirinya menolak makanan dan hanya melakukan diet 'napas'. Diet yang disebut breatharianisme ini ia lakukan untuk mendapatkan energi dan ia juga berpuasa selama 97 hari agar tubuhnya sehat optimal.

Breatharianisme sempat popular di Amerika Serikat pada tahun 80-an. Akan tetapi, manfaat nutrisi dan kesehatan di baliknya belum jelas.

Pada 11.500 pengikutnya di Instagram, wanita berusia 25 tahun ini mengaku ia sebelumnya menjalani diet vegan dan raw vegan selama empat tahun. Lalu ia menemukan diet napas ini dan mengklaim bahwa hanya dengan dengan latihan napas selama 40 menit tiap harinya bisa menyingkirkan rasa ngidam dan lapar.

Ia hanya menghindari makanan padat, namun ia tetap mengonsumsi teh, jus dan smoothies selama 97 hari tersebut, menyebut sudah menurunkan bobot sebanyak 6,8 kilogram dan merasa lebih berenergi. Lalu apa kata para pakar kesehatan?


"Ini adalah praktek berbahaya dan mungkin berawal dari kurangnya pemahaman fundamental soal bagaimana tubuh bekerja," kata Joy Stephenson-Laws, penemu Proactive Health Labs (pH), seperti dikutip dari Fox News.

Joy menyebut ada enam nutrisi dasar yang dibutuhkan agar tetap hidup sehat. Yakni air, protein, lemak, vitamin, mineral dan karbohidrat, yang kita dapat dari makanan atau minuman yang kita konsumsi dan dibutuhkan dalam jumlah yang seimbang.

Membuat tubuh kita kekurangan enam nutrisi tersebut bisa membuat kita tidak seimbang secara fisik dan mental dan pada akhirnya akan mati, lanjut Joy. Diet cairan seperti yang dilakukan Audra lebih disarankan bagi pasien yang baru saja menjalani operasi atau prosedur yang membuat mereka sulit mendapatkan nutrisi dari makanan padat.

Ia juga menekankan penting berkonsultasi dengan para petugas kesehatan profesional untuk memastikan nutrisi yang akan kamu asup seimbang dalam diet meski hanya dalam jangka waktu pendek. Jangan hanya mengikuti apa yang sedang viral atau yang dilakukan para influencer, misalnya.

Joy menyimpulkan kita tidak bisa hidup sehat hanya dengan menguasai kemampuan menarik energi dari udara. Oksigen memang penting untuk kehidupan dan udara mengandung oksigen yang dibutuhkan tiap sel-sel tubuh untuk hidup dan berfungsi.

"Sel-sel tubuh menggunakan oksigen untuk membantu proses metabolisme (membakar) nutrisi yang dilepaskan dari makanan yang kita makan untuk dijadikan energi. Jadi agar bisa melakukan tugasnya secara efisien, oksigen perlu memanfaatkan nutrisi yang dilepaskan makanan yang kita makan. Tanpa makanan, kita akan kekurangan energi dan kesehatan yang menurun," pungkasnya.



Simak Video "Sayuran-sayuran Ini Bisa Bantu Berat Badanmu Cepat Turun"
[Gambas:Video 20detik]
(frp/wdw)