Jumat, 02 Agu 2019 18:05 WIB

Alasan Manusia Tidak Boleh Makan Rumput Layaknya Hewan

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Pasukan oranye menyiangi rumput (Foto: Rengga Sancaya) Pasukan oranye menyiangi rumput (Foto: Rengga Sancaya)
Jakarta - Rumput yang sudah dipotong memiliki bau khasnya dan beberapa orang mungkin berpikir akan nikmat ketika makan rumput sebagai hidangan dalam salad. Bagaimanapun, rumput berwarna hijau seperti selada, brokoli dan bayam.

Pada prinsipnya, manusia bisa makan rumput sebab itu tak beracun dan memang bisa dikonsumsi juga tak beracun. Tapi sayangnya rumput tak boleh dijadikan makanan oleh manusia.

Dikutip dari Live Science, ada masalah yang akan ditimbulkan saat makan rumput. Perut manusia akan mengalami kesulitan mencerna rumput dan daun. Hewan seperti sapi, di sisi lain, memiliki perut dengan empat bagian untuk membantu pencernaan rumput.



"Kita, manusia, tidak memiliki perut seperti itu. Artinya rumput tidak akan tercerna di perut kita. Jika dimakan, kemungkinan besar kamu akan mengalami muntah atau diare," demikian dikutip situs tersebut.

Selain masalah pencernaan, problem kedua adalah masalah pengunyahan. Rumput mengandung banyak silika abrasif bahan utama dalam batu kuarsa dan batu pasir.

Makan rumput akan menghilangkan enamel pada gigi. Sapi, kambing dan domba tidak memiliki masalah ini. Di antara atribut gigi lainnya, mereka mengunyah rumput dengan gerakan dari sisi ke sisi. Geraham mereka mencabik-cabik tanaman menjadi potongan-potongan kecil, yang membuatnya mudah dicerna.



Simak Video "Pernah Keracunan, Mikha Tambayong Kini Jalani Hidup Sehat"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)