Senin, 02 Sep 2019 06:30 WIB

Pakai Cuka Apel untuk Merampingkan Tubuh? Catat Juga Efek Sampingnya

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Ingin langsing tetap harus cermat mengatur diet (Foto: istock) Ingin langsing tetap harus cermat mengatur diet (Foto: istock)
Jakarta - Sari cuka apel kerap kali dikonsumsi bagi yang ingin menurunkan berat badan. Kandungan cuka apel pun dipercaya bisa menekan nafsu makan dan mengurangi keinginan ngemil makanan manis.

Sebuah penelitian tentang efek jangka panjang cuka apel pada kesehatan menemukan bahwa konsumsi cuka apel dapat membantu menurunkan berat badan walau dalam jumlah yang sedikit.

Meski demikian, terdapat beberapa efek samping yang ditimbulkan ketika konsumsi cuka apel. Berikut di antaranya dikutip dari Medical Daily.



1. Dapat menyebabkan masalah perut yang serius

Cuka bersifat asam dan beberapa orang tidak bisa mencernanya dengan baik. Bagi pengidap maag dan radang usus besar, disarankan untuk tidak mengonsumsi cuka apel agar tak mengalami kekambuhan yang berkelanjutan.

2. Diare

Cuka apel mengandung pektin karena terbuat dari apel yang difermentasi. Pektin adalah serat makanan larut yang berfungsi sebagai pembentuk gel alami.

Pektin dalam cuka apel memang baik untuk melancarkan buang air besar dan meningkatkan pertumbuhan bakteri baik di usus. Tetapi jika dikonsumsi terlalu banyak, cuka apel bisa membuatmu diare berkepanjangan.



3. Sebabkan kembung dan mual

Cuka apel menunda pengosongan lambung, sehingga menyebabkan kembung, gas, dan mual. Terkadang pengosongan perut yang tertunda dapat menyebabkan penurunan berat badan namun hanya bersifat sementara. Untuk itu lebih disarankan untuk mengikuti diet yang tinggi asupan air dan perbanyak konsumsi buah serta sayur.

4. Meningkatkan asam lambung

Konsumsi cuka apel akan meningkatkan produksi asam lambung. Terlalu banyak asam lambung. Karena keasamannya, cuka ini bisa memperparah kondisi maag. Efek samping lainnya yakni akan mengalami mual dan dada berdebar.

5. Bisa merusak sistem kekebalan tubuh

Cuka apel ternyata bisa menghambat proses pembentukan probiotik dalam usus. Meski makanan fermentasi dapat meningkatkan bakteri baik di usus, cuka apel bisa 'menghabisi' probiotik yang dibutuhkan untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh.



Simak Video "Cerita Gracia Indri Turunkan Berat Badan hingga 23 Kg"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)