Rabu, 04 Des 2019 05:20 WIB

Waduh, Pisang dan Makanan Ini Bisa Bikin Kentut Melulu Seharian

Widiya Wiyanti - detikHealth
Salah makan bikin kentut makin bau Foto: (Thinkstock) Salah makan bikin kentut makin bau Foto: (Thinkstock)
Jakarta - Sarapan apa pagi ini? Asupan makanan yang dikonsumsi tentunya akan memengaruhi sistem pencernaan. Jika tidak pilah-pilih dengan cermat, makanan yang kamu makan bisa membuatmu kentut terus-menerus.

Kentut memang baik dan menyehatkan, tetapi jika gas yang diproduksi terlalu banyak juga tidak baik lho. Hal ini bisa disebabkan karena bakteri yang ada di ususmu tidak melakukan tanggung jawabnya dengan baik.

Supaya nggak kentut terus-terusan, coba hindari sederet makanan ini:



1. Apel dan pisang

Buah-buahan seperti apel dan pisang mengandung gula alami fruktosa. Fruktosa bisa menyebabkan seseorang mengalami kentut dan kembung karena sistem pencernaan mereka tidak mencerna seluruh gula dalam buah secara benar. Sehingga karbohidrat ini mencapai usus besar dan menjadi makanan bagi bakteri yang akhirnya mengakibatkan gas.

2. Produk olahan susu

Semua produk susu hewani seperti susu, keju, dan yogurt mengandung satu jenis gula yang disebut laktosa. Akan tetapi ada beberapa orang yang memiliki masalah dalam mencerna enzimnya dan mengakibatkan kembung, kentut dan bahkan konstipasi.

Dalam kondisi tersebut, belum tentu seseorang benar-benar intoleransi atau alergi laktosa, karena memang ada beberapa orang yang sensitif akan enzim tersebut. Jika kamu mengalami nyeri perut yang parah usai mengonsumsi produk susu, periksakan ke dokter, terutama dokter ahli pencernaan untuk menghindari kemungkinan masalah kesehatan yang serius.



3. Kacang-kacangan

Kandungan serat pada kacang yang tinggi ditambah gula seperti raffinose dan stachyose yang tak bisa dicerna tubuh dengan benar bisa membuatmu terus-terusan kentut, menurut sebuah studi yang dipublikasikan dalam Nutritional Journal.

Bakteri di dalam usus dapat mencerna gula tersebut, namun hasilnya adalah berbagai macam gas seperti hidrogen, metana dan bahkan sulfur yang berbau seperti telur busuk.

4. Kol-kolan

Keluarga kol seperti brokoli, kembang kol, dan juga kol termasuk dalam sayuran yang disebut cruciferous. Sayur-mayur ini tinggi serat dan tidak seperti komponen makanan lainnya, serat bisa mencapai usus besar dalam kondisi utuh. Mayoritas bakteri saluran pencernaan hidup di usus besar, dan mereka memiliki kemampuan untuk mengubah serat jadi energi, namun produk sampingan dari proses metabolismenya adalah gas.

5. Oat dan roti biji utuh

Yap, mungkin sebagian besar dari kamu menyantap oatmeal untuk sarapan sehat pagi ini. Namun sama seperti sayuran cruciferous, oat dan juga roti biji utuh (misalnya gandum) tinggi akan kandungan serat.

Bukan berarti kamu harus menghindarinya sama sekali, karena serat sangat baik bagi jantung, pencernaan dan kontrol berat badan. Cara mengatasinya adalah dengan meningkatkan konsumsinya secara perlahan setiap hari hingga perut terasa nyaman. Dan meminum air yang cukup juga bisa meredakan gas tersebut, oleh karena itu untuk tiap 5 gram serat yang kamu asup, tingkatkan asupan cairan sebanyak 236 ml.



Simak Video "Menu Diet ala Korea Ini Bisa Cegah Diabetes Loh!"
[Gambas:Video 20detik]
(wdw/up)