Jumat, 28 Feb 2020 07:00 WIB

5 Hal Ini Bisa Sebabkan Kamu Masih Lapar Meski Sudah Sarapan

Yovini Erfan Eke Lamawato - detikHealth
sarapan Masih lapar padahal sudah sarapan? (Foto: iStock)
Jakarta -

Merasa lapar ketika melakukan aktivitas memang tidak menyenangkan, apalagi aktivitas yang padat tanpa asupan makanan yang cukup membuat kita tidak produktif. Namun, beberapa orang masih merasa lapar ketika sudah sarapan.

Berikut 5 alasan yang mungkin menyebabkan kamu masih merasa lapar, seperti dikutip dari Healthline:

1. Kurang tidur

Merasa kurang tidur menjadi faktor kamu mengantuk saat kerja. Maka dari itu, tidur yang cukup sangat dianjurkan untuk menjaga tubuh tetap bugar dan fit.

Tidur cukup membuat otak dan kekebalan tubuh bekerja dengan baik, dan mengurangi kemungkinan terkena beberapa penyakit kronis seperti jantung dan kanker.

Jika kamu kurang tidur, hal ini juga dapat menyebabkan kadar ghrelin atau hormon perangsang nafsu makan lebih tinggi. Itulah yang menyebabkan kamu merasa lapar.

2. Kurang protein

Mengonsumsi protein yang cukup bisa mengendalikan nafsu makan. Protein memiliki sifat yang dapat mengurangi rasa lapar dan secara otomatis membuatmu mengonsumsi sedikit kalori di siang hari. Protein bekerja dengan meningkatkan produksi hormon yang menandakan kenyang dan mengurangi kadar hormon yang merangsang rasa lapar.

Oleh karena itu kurang protein bisa jadi membuat kamu lebih mudah lapar.

3. Terlalu banyak konsumsi karbohidrat olahan

Karbohidrat olahan telah diproses sehingga kehilangan serat, vitamin, dan mineralnya. Karbohidrat olahan menyebabkan gula darah naik turun dengan cepat. Kadar gula darah yang rendah menandakan bahwa tubuh kamu membutuhkan lebih banyak makanan.

Untuk mengurangi karbohidrat olahan, cukup ganti dengan makanan yang lebih sehat seperti sayuran, buah, polong-polongan dan biji-bijian.

4. Diet rendah lemak

Kamu sedang melakukan diet rendah lemak? Tubuh bisa sering lapar jika kurang asupan lemak. Ini karena lemak berperan dalam memperlambat pencernaan dan meningkatkan produksi hormon pembuat kenyang. Ada banyak makanan sehat dan berlemak tinggi yang bisa kamu sertakan dalam diet seperti alpukat, minyak zaitun, telur, dan yogurt.

5. Kurang minum air

Penting untuk membuat tubuh terhidrasi dengan baik. Minum air yang cukup memiliki berbagai manfaat kesehatan termasuk meningkatkan kesehatan otak dan jantung. Selain itu, air juga menjaga kesehatan kulit dan sistem pencernaan.

Air putih cukup mengenyangkan dan bisa mengurangi nafsu makan ketika dikonsumsi sebelum makan.



Simak Video "Kunci Sukses Arya Permana Turunkan Berat Badan"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/fds)