Sabtu, 29 Agu 2020 05:30 WIB

Perut Terasa Kembung di Pagi Hari? Ini 4 Penyebabnya

Defara Millenia Romadona - detikHealth
Sakit perut Sakit perut (Foto: Shutterstock)
Jakarta -

Umumnya, perut kembung disebabkan oleh mengkonsumsi makanan yang berlebihan. Tidak menutup kemungkinan hal itu bisa terjadi saat pagi hari. Kondisi ini menyebabkan malas untuk sarapan.

Perut kembung membuat terasa tidak nyaman sepanjang hari. Pola makan juga berantakan karena perut terasa penuh meski hanya berisi angin.

Dikutip dari Bustle, berikut 4 alasan perut terasa kembung di pagi hari:

1. Makan saat dalam perjalanan

Pagi hari jam terasa berputar lebih cepat sehingga tidak sempat sarapan di rumah. Kalaupun sempat, sarapan dilakukan dengan buru-buru. Pakar kesehatan dan kebugaran, Caleb Backe, mengatakan bahwa, terburu-buru saat sarapan dapat mengganggu kemampuan tubuh untuk mencerna makanan yang dikonsumsi dan mengirimkan sinyal ke otak, sehingga Anda merasa perut terasa kembung dan mual.

2. Sarapan dengan karbohidrat tinggi

Sebagian orang menganggap menu sarapan hal yang sepele. Padahal, memilih menu sarapan merupakan penting bagi energi tubuh di sepanjang hari. Sarapan yang memiliki karbohidrat akan membuat tubuh menjadi kembung sepanjang hari.

"Karbohidrat sulit dicerna tubuh Anda di pagi hari, jadi batasi asupan karbohidrat dan fokuslah pada protein," ucap Backe.

3. Tidak minum saat bangun tidur

Banyak peneliti yang merekomendasikan untuk minum setelah bangun tidur. Tidak hanya agar pencernaan lancar, hal ini juga menghindari perut kembung di siang hari. Sebab, sistem pencernaan di pagi hari bekerja lambat, dengan minum air putih akan melancarkan pencernaan.

4. Makanan yang menyebabkan kembung

Makanan sehat belum tentu berdampak baik bagi tubuh. Seringkali makanan sehat dan bergizi seperti terlalu banyak mengkonsumsi sayuran di pagi hari menyebabkan kembung sepanjang hari.

"Hindari makanan yang merupakan penyebab klasik kembung termasuk kacang-kacangan, brokoli, kubis brussel, kubis dan kembang kol," kata pakar kesehatan wanita, Sherry Ross, MD.



Simak Video "Virus Corona Bisa Serang Usus Meski Pernapasan Negatif Covid-19"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)