Senin, 14 Sep 2020 08:35 WIB

Tak Disarankan Sarapan Kesiangan, Ini Alasannya

Defara Millenia Romadhona - detikHealth
ilustrasi makan Sarapan penting untuk metabolisme (Foto: thinkstock)
Jakarta -

Sarapan teratur penting untuk memberi energi bagi tubuh sehingga tidak ngantuk saat beraktivitas. Namun terkadang kesibukan di awal pekan membuat pola sarapan berantakan.

Tidak apa sedikit terlambat, tetapi sebaiknya tidak sarapan terlalu siang atau mendekati waktu makan siang. Menurut pakar, hal itu bisa mengacaukan ritme sirkadian.

"Jam sirkadian tidak hanya mengatur perubahan sirkadian dari metabolisme glukosa, tetapi juga mengatur berat badan, tekanan darah, dan aterosklerosis (penumpukan lemak)," kata pakar metabolisme dari Universitas Tel Aviv di Israel, Daniela Jakubowicz, dikutip dari Hindustantimes.

Studi menyebut, waktu sarapan berhubungan dengan sistem metabolisme tubuh. Partisipan yang tidak sarapan mengalami lonjakan gula darah dan respons insulin yang buruk. Meski mengonsumsi sedikit kalori, mereka mengalami peningkatan berat badan lebih tinggi.

Sebaliknya, partisipan yang sarapan sebelum 9:30 cenderung punya metabolisme yang lebih baik. Berat badan lebih terkontrol dan terhindar dari diabetes tipe 2.



Simak Video "Makanan Kaya Nutrisi Hasil Olahan Superfood"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)