Minggu, 15 Agu 2021 08:10 WIB

Lupakan 'Faktor U'! Riset Ini Bongkar Mitos Penyebab Gemuk pada Orang Dewasa

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Woman in Active Wear With Squeezed Measuring Tape on a Gray BackgroundWoman in Active Wear With Squeezed Measuring Tape on a Gray Background Foto: Istock
Jakarta -

Tubuh otomatis jadi gampang gemuk karena metabolisme melambat seiring bertambahnya usia? Mitos yang terlanjur banyak dipercaya ini terpatahkan dalam sebuah riset terbaru.

Dipublikasikan di jurnal Science, para ilmuwan membuktikan bahwa laju metabolisme justru cenderung stabil di usia 20-60 tahun. Laju metabolisme baru sedikit melambat di atas 60 tahun sampai tutup usia.

Masa kanak-kanak, diakui memang memiliki laju metabolisme paling tinggi yakni 50 persen lebih cepat dibanding orang dewasa. Namun setelah menginjak usia 20 tahun, kurvanya mencapai plateau alias stabil.

"Laju metabolisme benar-benar stabil di usia dewasa, 20-60 tahun," tegas Herman Pontzer dari Duke University yang memimpin penelitian tersebut, dikutip dari Foxnews.

Dalam riset tersebut, para ilmuwan melibatkan 6.400 partisipan berusia 8-95 tahun. Para partisipan menjalani tes air, dengan sebagian atom hidrogen dan oksigen diganti dengan isotop agar mudah dilacak melalui urine.

"Dengan menghitung berapa banyak hidrogen yang dikeluarkan tiap hari, dan berapa banyak oksigen yang dikeluarkan tiap hari, kami bisa menghitung berapa banyak karbon dioksida yang dihasilkan tubuh tiap hari," jelas Pontzer.

"Dan itu adalah ukuran sangat tepat terkait berapa banyak kalori yang Anda bakar tiap hari, karena Anda tidak bisa membakar kalori tanpa menghasilkan karbon dioksida," jelasnya.



Simak Video "Puasa Bikin Gemuk Atau Kurus?"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)