Rabu, 18 Agu 2021 22:13 WIB

Kelebihan Gula Bisa Melemahkan Imun? Ini Kata Dokter Gizi

Salwa Aisyah Sheilanabilla - detikHealth
woman eats sweets at night to sneak in a refrigerator Foto: Getty Images/iStockphoto/evgenyatamanenko
Jakarta -

Asupan gula berlebih di masa pandemi ternyata sangat tidak dianjurkan. Selain bikin gemuk, kadar gula darah yang tinggi berdampak juga pada daya tahan tubuh.

Hal ini disampaikan dokter gizi dari RS Pondok Indah, dr Juwalita Surapsari, M.Gizi, SpGK, dalam diskusi online, Rabu (18/8/2021).

"Ketika dalam penelitian itu diberikan kadar gula yang tinggi, ternyata gula yang tinggi itu bisa menurunkan kemampuan sel imun kita untuk bekerja," kata dr Juwalita.

Konsumsi tinggi gula dapat menurunkan kemampuan 'fogosit' sel imun (neutrofil) dalam memusnahkan penyebab infeksi. Menurut dr Juwalita, kadar gula darah tinggi merupakan 'lingkungan menyenangkan' bagi virus untuk bertambah banyak (bereplikasi).

"Konsumsi gula yang berlebihan akan menyebabkan virus mudah bereplikasi dan juga gejala kita akan menjadi lebih berat," papar dr Juwalita.

Selain itu, kadar gula darah yang naik turun bisa berdampak pada kondisi psikologis seseorang. Jika seseorang mengonsumsi makanan atau minuman yang tinggi gula, maka kadar gula darah akan naik dengan cepat, lalu turun dengan cepat.

"Pada saat gula darah naik turun dengan cepat itu ternyata berdampak pada kondisi psikologis, bahwa memang konsumsi gula yang berlebihan, gula tambahan yang berlebihan itu ternyata juga berdampak pada kesehatan mental," jelas dr Juwalita.

Namun, bukan berarti kita tidak mengonsumsi gula sama sekali, cukup batasi konsumsi gula karena tubuh juga memerlukan asupan gula yang cukup.

Anjuran mengonsumsi makanan sehat selama pandemi

Lebih lanjut, dr Juwalita menjelaskan bahwa di awal pandemi sudah ada panduan dari World Health Organization (WHO) cara menjaga asupan, yaitu well-balanced diet dan menjaga asupan gizi seimbang serta mengonsumsi makanan segar unprocessed atau minim olahan, seperti sayuran, buah-buahan, kacang-kacangan dan sumber hewani (telur, susu, ikan dan daging).

Dikutip dari American Heart Association, berikut bahaya yang ditimbulkan dari mengonsumsi terlalu banyak gula:

  • Obesitas
  • Penyakit jantung dan pembuluh darah
  • Diabetes
  • Kolesterol tinggi
  • Tekanan darah tinggi
  • Kanker kolon dan pankreas
  • Penyakit ginjal dan liver
  • Gangguan kognitif, seperti demensia dan Alzheimer
  • Gigi berlubang
  • Penuaan kulit
  • Overeating (makan berlebihan)
  • Inflamasi (peradangan)



Simak Video "Cara Tingkatkan Saturasi Oksigen Bagi Pasien Covid-19 yang Obesitas"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)