Selasa, 14 Des 2021 05:30 WIB

Diet Air Putih Turunkan Berat Badan Sampai 25 Kg? Waspadai Juga Risikonya

Atilah Tia Abelta - detikHealth
Tired female athlete drinking fresh water while resting from exercising class in a health club. Diet air putih (Foto: iStock)
Jakarta -

Diet air putih atau water fasting mungkin terdengar mudah dilakukan, namun sebenarnya diet ini cukup sulit dan tidak semudah yang dipikirkan.

Ketika menjalani diet air putih, kita tidak diperbolehkan untuk mengonsumsi makanan atau minuman apa pun selain air putih.

Seorang wanita bernama Dian Rika pernah membagikan pengalamannya ketika menjalani diet air putih. Tak disangka, dengan diet air putih berat badan wanita ini bisa turun hingga 25 kilogram (kg) dalam kurun waktu lima bulan.

"Saya juga membiasakan diri untuk minum air putih sebanyak 3 liter dalam sehari. Ketika saya merasa lapar, saya akan menguji dengan minum air putih terlebih dahulu, jika tetap terasa lapar setelah minum makan saya akan makan sayuran atau buah-buahan." jelasnya.

Dian juga mengatakan bahwa pola makan yang dikonsumsinya itu ia imbangi dengan olahraga teratur, seperti jogging dan berenang 3 kali dalam sepekan. Perlahan tapi pasti, dalam waktu lima bulan Dian mengalami penurunan berat badan dari 100 kg menjadi 75 kg.

Sebenarnya Apa Itu Diet Air Putih?

Dikutip dari Medical News Today, diet air putih adalah periode ketika seseorang tidak makan dan hanya minum air. Diet air putih dianggap bisa membantu menurunkan berat badan secara cepat. Namun apakah aman dan efeknya bertahan jangka panjang?

Ada beberapa alasan seseorang memilih diet air putih. Pertama alasan karena agama, kemudian menurunkan berat badan, detoksifikasi, persiapan prosedur medis, hingga meningkatkan kesehatan.

Kebanyakan diet air putih berlangsung selama 24 jam hingga 72 jam. Tidak disarankan menjalani diet air putih lebih lama dari jumlah waktu tersebut tanpa pengawasan medis.

Apakah Efektif untuk Menurunkan Berat Badan?

Ya, diet air putih bisa membantu menurunkan berat badan. Bahkan bisa turun banyak dalam waktu singkat. Namun diet air putih juga punya banyak risiko kesehatan, seperti kekurangan nutrisi.

Dibanding diet air putih, lebih disarankan untuk mengikuti puasa intermittent terlebih dahulu. Puasa intermittent memiliki jendela makan yang diatur dan masih boleh menyantap berbagai makanan. Berbeda dengan diet air putih yang hanya boleh mengonsumsi air putih saja seharian penuh.

KLIK DI SINI UNTUK KE HALAMAN SELANJUTNYA



Simak Video "Bocoran Ade Rai soal Diet Sehat ala Jenderal Andika Perkasa"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)