ADVERTISEMENT

Kamis, 22 Sep 2022 08:01 WIB

Mengenal Diet Vegan, Rahasia Body Idaman Sophia Latjuba di Umur 52

Suci Risanti Rahmadania - detikHealth
Potret sophia latjuba Foto: Instagram @sophia_latjuba88
Jakarta -

Artis Indonesia keturunan German, Sophia Latjuba kini tampak awet muda meski usianya telah menginjak 52 tahun. Begitu juga badannya yang langsing kerap kali membuat banyak para fans-nya iri. Tak ayal jika banyak yang mencari sebenarnya apa sih rahasia Sophia Latjuba bisa mendapatkan badan ideal?

Ternyata rajin olahraga seperti yoga dan diet vegetarian menjadi rahasia di balik tubuh ideal Sophia Latjuba. Ia juga mengaku tak makan daging dan menggantikannya dengan asupan protein dari tempe.

"Banyak hal yang aku lakukan di rumah sepanjang tahun ini, salah satunya adalah yoga," tulis Sophia dalam salah satu unggahan foto pribadi di instagramnya.

Dikutip dari National Health Service (NHS UK), pola makan vegan umumnya didasarkan pada tumbuh-tumbuhan, seperti sayuran, biji, kacang-kacangan, buah-buahan, hingga makanan yang terbuat dari tumbuhan.

Seseorang yang menjalani diet vegan biasanya tak mengonsumsi makanan yang berasal dari hewan, termasuk produk susu dan telur.

Manfaat Diet Vegan

Menurunkan Berat Badan

Salah satu manfaat diet vegan, yaitu dapat menurunkan berat badan berlebih. Meskipun tidak ada jaminan bahwa pola makan vegan akan menyebabkan penurunan berat badan, mungkin ada beberapa alasan bagus untuk mencobanya.

Banyak penelitian observasional menunjukkan bahwa seseorang yang menjalani diet vegan cenderung lebih kurus dan memiliki indeks massa tubuh (BMI) lebih rendah daripada nonvegan.

Menurunkan Kadar Gula Darah dan Menjaga Fungsi Ginjal

Pola makan vegan juga dapat memberikan manfaat untuk diabetes tipe 2 dan menjaga fungsi ginjal. Pasalnya, vegan cenderung memiliki kadar gula darah yang lebih rendah dan sensitivitas insulin yang lebih tinggi, sehingga kemungkinan risiko terkena penyakit diabetes tipe 2 akan lebih rendah.

Sebuah studi tahun 2006, melaporkan bahwa pola makan vegan menurunkan kadar gula darah pada pengidap diabetes lebih dari diet yang direkomendasikan dari American Diabetes Association (ADA).

Mengurangi Risiko Terkena Kanker

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), setidaknya sepertiga dari semua kanker dapat dicegah oleh faktor-faktor yang dapat dikendalikan, termasuk diet.

Manfaat mengonsumsi nabati vegan umumnya makan lebih banyak kacang-kacangan, buah-buahan, dan sayuran daripada nonvegan. Ini mungkin menjelaskan mengapa sebuah studi tahun 2017 menemukan bahwa orang dengan vegan 15 persen lebih rendah terkena kanker.



Simak Video "Ahli Gizi Jawab soal Diet Harus Batasi Garam dan Gula"
[Gambas:Video 20detik]
(suc/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT