5 Minuman untuk Membersihkan Otak Kotor, Cegah Demensia Hingga Stroke

ADVERTISEMENT

5 Minuman untuk Membersihkan Otak Kotor, Cegah Demensia Hingga Stroke

Fadilla Namira - detikHealth
Kamis, 27 Okt 2022 05:00 WIB
Medical illustration of a brain with stroke symptoms
Ilustrasi otak (Foto: Getty Images/iStockphoto/peterschreiber.media)
Jakarta -

Pertambahan usia membuat fungsi otak kian menurun. Tak heran, banyak orang lanjut usia (lansia) mengalami penyakit terkait gangguan otak, seperti demensia dan alzheimer. Sebagai pencegahan, masyarakat bisa mencoba mengonsumsi minuman pembersih otak mulai dari sekarang.

Fungsi otak tidak hanya sebatas menyimpan memori dan menciptakan kecerdasan. Organ ini juga mengatur sistem motorik dan keseimbangan tubuh.

Aliran darah yang tidak lancar atau pertumbuhan tumor di otak akan menghambat fungsi tersebut dan menurunkan sistem kognitif. Tentunya hal ini berpotensi memicu kecacatan fisik atau gangguan mental. Jadi, penting bagi manusia menjaga kesehatan otak. Salah caranya adalah terapkan gaya hidup sehat dan penuhi cairan harian tubuh.

Minuman Pembersih Otak

Dikutip dari Healthline, banyak cara sederhana untuk meningkatkan fokus, memori, dan produktivitas manusia. Namun, mengonsumsi minuman tinggi oksidan atau mengandung probiotik dapat ditentukan sebagai pilihan alternatif, di antaranya:

1. Kopi

Hasil studi pada 2016 mengungkapkan bahwa pengonsumsian 40-300 mg kafein atau setara 0,5-3 cangkir kopi dapat meningkatkan fokus, kewaspadaan, mempercepat reaksi tubuh, dan memori. Dari pernyataan tersebut bisa disimpulkan sebagian besar kebutuhan otak dapat dipenuhi dengan pengonsumsian kopi.Namun perlu diingat, batasan aman minum kopi hanya sebanyak 400 ng atau 4 cangkir.

2. Jus Jeruk

Vitamin C dari jeruk memberikan manfaat bagi manusia, yaitu meningkatkan memori otak dan kemampuan bahasa yang lebih baik. Hanya saja pengidap diabetes harus berhati-hati dengan pengonsumsiannya karena jus ini tinggi kalori dan gula.

3. Jus Bluberi

Kandungan zat antioksidan polifenol dari bluberi dapat memberikan manfaat besar bagi otak. Oleh karena itu, buah ini kerap disarankan kepada orang dengan gangguan saraf untuk memperkuat kembali memori jangka panjang dan pendek dari hasil penelitian pada 2019.



Simak Video "Save Precious Time! Tema Inspiratif untuk Hari Stroke Sedunia Tahun Ini"
[Gambas:Video 20detik]

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT