Perayaan malam tahun baru identik dengan meja makan penuh hidangan. Dari aneka gorengan, olahan daging, hingga menu bersantan, godaan untuk makan berlebihan kerap sulit dihindari. Tak jarang, tanpa sadar porsi makan jadi jauh lebih banyak dari hari biasa.
Spesialis gizi klinik dr Yohannessa Wulandari, MGizi, SpGK dari RS St Carolus Salemba, menekankan bahwa kunci utama agar tidak kalap makan saat liburan sebenarnya kembali pada diri sendiri. Menurutnya, menjaga pola makan tidak selalu bergantung pada aturan ketat, melainkan pada kesadaran dan motivasi diri sendiri.
"Jadi nomor satu prinsipnya adalah mindfull gitu, makanlah ya memang secukupnya," kata dr Yohannessa kepada detikcom, Kamis (18/12/2025).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut dr Yohannessa, saat berhadapan dengan banyak pilihan makanan, tidak ada larangan untuk mencicipi semuanya. Namun, porsinya perlu dibatasi. Mencicipi dalam jumlah kecil sudah cukup untuk menikmati rasa tanpa harus berlebihan.
Tak hanya itu, ia juga menyarankan agar lebih selektif memilih menu. Jika tersedia pilihan makanan yang digoreng maupun yang diolah dengan cara lebih sehat seperti direbus, dikukus, atau dipanggang, porsi utama sebaiknya diambil dari menu yang lebih sehat. Sementara makanan yang digoreng cukup dicicipi.
"Misalnya dalam satu meja makan itu ada yang ayam digoreng tapi ada juga misalnya sop ayam gitu, atau misalnya ada ikan yang digoreng tapi ada juga yang di steam misalnya ikannya tentunya, kita bisa pilih yang sekedar icip yang digoreng, tapi yang agak banyak porsinya misalnya yang di steam kayak gitu," katanya.
"Jadi sebenarnya masih tentunya nomor satu sih dari diri sendiri nggak ada cara lain selain itu, supaya kita lebih konsisten," lanjutnya lagi.
(suc/up)











































