Sering Kalap Saat Bukber di 'All You Can Eat'? Hati-hati, Ini Risikonya bagi Lambung

Sering Kalap Saat Bukber di 'All You Can Eat'? Hati-hati, Ini Risikonya bagi Lambung

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Senin, 09 Mar 2026 09:02 WIB
Young Asian woman eating BBQ in restaurant. Korean barbecue or Yakiniku in Japanese style. Closeup
Kalap makan di 'all you can eat' berisiko bagi lambung. Foto: Getty Images/iStockphoto/Pattarisara Suvichanarakul
Jakarta -

Makan di resto 'All You Can Eat' (AYCE) selalu punya tantangan tersendiri. Di satu sisi nggak mau rugi karena sudah bayar lebih mahal dibanding resto biasa, di sisi lain lambung punya kapasitas yang risikonya bisa fatal jika dipaksakan menambung makanan sebanyak-banyaknya.

Konsultan gastrointestinal Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), Prof Dr dr Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH menjelaskan kapasitas lambung normalnya berkisar antara 600-800 cc. Memaksakan lambung untuk menampung banyak makanan dalam waktu singkat punya risiko serius.

"Akan terjadi dilatasi lambung tiba-tiba," kata Prof Ari, ditemui di Jakarta Selatan, Kamis (5/3/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

ADVERTISEMENT

Ketika lambung mengalami dilatasi, maka ada kemungkinan makanan akan naik atau berbalik lagi ke kerongkongan. Artinya, isi lambung akan dimuntahkan.

"Yang jadi masalah adalah apabila tidak bisa muntah. Akhirnya di situ, dia akan sesak napas, jantung berdebar-debar," jelas Prof Ari.

Kondisi ini tidak bisa dianggap remeh. Prof Ari mengaku pernah menemukan pasien masuk IGD (Instalasi Gawat Darurat) sehabis makan-makan di resto All You Can Eat.

"Akhirnya kita pasang selang, buangin makanan yang ada di lambung," tuturnya.




(up/up)
Menu Sehat Takjil dan Berbuka
8 Konten
Ada banyak pilihan menu takjil dan berbuka, semua pastinya menggugah selera. Namun bicara soal kesehatan, selera saja kadang tidak cukup. Bijak pilih-pilih biar bermanfaat bagi tubuh.
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads