Daging merah dan daging putih merupakan sumber protein yang penting untuk memenuhi asupan protein harian tubuh.
Banyak muncul anggapan kalau daging putih sebagai pilihan yang lebih sehat dibanding daging merah. Anggapan ini muncul karena konsumsi daging merah sering dikaitkan dengan risiko penyakit kronis, terutama yang berhubungan dengan hipertensi dan kardiovaskular.
Jadi mana yang sebenarnya lebih baik untuk tubuh, daging putih atau daging merah?
Apa itu Daging Merah?
Daging merah merujuk pada daging yang berasal dari mamalia dan memiliki warna lebih gelap saat mentah. Warna ini muncul karena kandungan mioglobin yang tinggi, protein yang berperan menyimpan oksigen di dalam otot.
Jenis yang paling sering dikonsumsi sehari hari antara lain daging sapi, kambing, dan domba. Di beberapa daerah, daging kerbau juga masuk dalam kelompok ini.
Di balik warnanya yang pekat, daging merah menyimpan kandungan gizi yang cukup padat. Protein di dalamnya membantu membangun dan memperbaiki jaringan tubuh. Zat besi dalam bentuk heme lebih mudah diserap, sehingga berperan penting dalam pembentukan sel darah merah. Kandungan vitamin B12 di dalamnya juga membantu menjaga fungsi saraf tetap optimal.
Peran ini terasa penting terutama bagi kelompok yang rentan kekurangan zat besi. Dalam pola makan yang seimbang, daging merah ikut menjaga tubuh tetap bertenaga dan tidak mudah lelah.
Apa itu Daging Putih?
Daging putih berasal dari hewan dengan warna daging yang lebih pucat, baik sebelum maupun setelah dimasak. Kandungan mioglobinnya lebih rendah, sehingga tampilannya terlihat lebih terang.
Jenis yang paling umum dikonsumsi adalah ayam, terutama bagian dada, serta berbagai jenis ikan. Beberapa jenis unggas juga termasuk dalam kelompok ini.
Daging putih dikenal memiliki kandungan lemak jenuh yang lebih rendah dibanding daging merah. Protein di dalamnya tetap tinggi dan berperan dalam menjaga massa otot serta membantu proses pemulihan tubuh.
Ikan membawa keunggulan tambahan berupa asam lemak omega 3 yang berperan dalam menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah. Dalam keseharian, daging putih sering terasa lebih mudah dicerna oleh tubuh, terutama saat dikonsumsi dengan cara olah yang sederhana.
Simak Video "Video: Takjil Kurma Ditambah Butter, Berapa Kalorinya?"
(mal/up)