Kolom Gizi

Tips Sehat Mengolah Daging Kurban, Cara Simpan hingga Thawing Tanpa Merusak Kualitas

Mhd. Aldrian, S.Gz - detikHealth
Selasa, 26 Mei 2026 19:06 WIB
Menyimpan dan mengolah daging kurban. Foto: iStock
Jakarta -

Hari Raya Idul Adha selalu jadi momen spesial untuk menikmati menu masakan daging bersama keluarga. Supaya cita rasanya maksimal dan tetap aman dikonsumsi, cara mengolah daging juga perlu diperhatikan.

Daging kurban yang diolah dengan tepat bukan cuma menghasilkan tekstur yang empuk dan bumbu yang meresap, tetapi juga membantu menjaga kualitas gizinya tetap baik. Jadi, bagaimana tips mengolah daging kurban yang aman tapi gizinya tetap terjaga?

1. Perhatikan Kebersihan Diri Sebelum Mengolah

Sebelum mulai memasak, kebersihan diri juga perlu diperhatikan. Cuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir sebelum dan sesudah memegang daging mentah.

Selain tangan, celemek, lap dapur, hingga permukaan meja masak juga sebaiknya dalam kondisi bersih. Kebiasaan sederhana ini membantu menjaga kualitas makanan tetap higienis selama proses memasak berlangsung.

2. Daging Beku Jangan Langsung Dimasak

Masih banyak orang terburu-buru memasukkan daging beku langsung ke wajan atau panci karena ingin cepat selesai. Padahal cara ini membuat bagian luar daging lebih dulu panas, sementara bagian dalamnya masih dingin atau belum matang merata.

Pengawas Farmasi dan Makanan Ahli Madya Direktorat PMPUPO BPOM, Retno Anggrina Khalistha Dewi, S.Si, Apt, M.Biomed, dalam webinar Webinar Paman Kece Seri 6: Mengolah Daging Kurban yang Aman yang diselenggarakan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan pada Kamis, 21 Mei 2026 menjelaskan bahwa daging beku sebaiknya di-thawing atau dicairkan terlebih dahulu sebelum diolah. Proses pencairan membantu panas masuk lebih merata saat memasak sehingga tekstur dan kualitas masakan juga lebih baik.

Menurut Retno, ada beberapa cara sederhana yang bisa dilakukan untuk men-thawing daging di rumah.

Cara pertama adalah memindahkan daging dari freezer ke chiller semalaman sebelum dimasak keesokan harinya. Cara ini membuat proses pencairan berlangsung perlahan sehingga lebih praktis untuk persiapan memasak pada saat Idul Adha.

Cara kedua bisa dilakukan dengan meletakkan daging yang masih berada dalam kemasan di bawah air mengalir. Menurut Retno, cara ini cukup aman karena daging tetap berada dalam kemasan sehingga tidak langsung terkena air.

Sementara untuk kondisi yang lebih terburu-buru, daging juga bisa dicairkan menggunakan microwave. Namun Retno mengingatkan agar menggunakan tatakan supaya cairan dari daging tidak menyebar dan mengkontaminasi bagian lain. Setelah selesai digunakan, microwave juga perlu dibersihkan kembali. Biasanya proses ini memakan waktu sekitar 30 menit tergantung jumlah dan ukuran daging.

"Bisa juga kalau memang buru-buru banget, nah ini bisa juga di microwave ya, tapi pastikan ada tatakannya. Jadi kalau dia meleleh tuh pas tidak akan kemana-mana," jelas Retno dalam webinar Paman Kece Seri 6, Kamis (21/5/2026).




(mal/up)

Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork