Benarkah Telur Omega-3 Tak Boleh Didadar? Ini Faktanya

Fitri Isnia Nuryani, S.Pt - detikHealth
Minggu, 07 Jun 2026 10:08 WIB
Telur dadar. Foto: Getty Images/chanakon laorob
Jakarta -

Telur omega-3 kerap dipilih lantaran dianggap mengandung asam lemak omega-3 lebih tinggi dibanding telur biasa. Namun belakangan muncul anggapan bahwa telur omega-3 sebaiknya tidak diolah menjadi telur dadar karena kandungan omega-3 di dalamnya disebut bisa rusak akibat panas.

Anggapan ini membuat sebagian orang memilih merebus telur omega-3 dibanding menggorengnya. Padahal, telur merupakan bahan pangan yang umumnya diolah dengan berbagai cara, mulai dari direbus, diceplok, hingga didadar.

Lantas, benarkah membuat telur omega-3 menjadi telur dadar dapat menghilangkan kandungan omega-3 dan manfaat gizinya?

Efek Pemanasan pada Kandungan Omega-3

Sebuah studi yang dipublikasikan dalam jurnal Food Science & Nutrition pada 2015 membandingkan kandungan asam lemak pada telur omega-3 sebelum dan sesudah diolah dengan berbagai metode memasak.

Pada telur mentah, total asam lemak omega-3 tercatat sebesar 15,3 persen. Setelah direbus selama 4 menit, angkanya tercatat 16,9 persen. Pada telur ceplok (au plat), kandungan omega-3 mencapai 16,2 persen, sedangkan pada telur orak-arik (scrambled) sebesar 14,6 persen.

Menariknya, kandungan omega-3 pada telur yang direbus lebih lama cenderung sedikit lebih rendah. Pada telur rebus 10 menit, kandungan omega-3 tercatat sebesar 14,8 persen, sedangkan pada telur rebus 15 menit menjadi 13,7 persen.

Meski beberapa metode memasak menunjukkan angka yang sedikit berbeda dibandingkan telur mentah, para peneliti tidak menemukan perubahan yang signifikan pada kandungan omega-3 setelah telur direbus, diceplok, maupun diorak-arik.

Penurunan yang lebih nyata baru terlihat pada olahan yang melibatkan pemanasan lebih lama. Pada custard, misalnya, total asam lemak omega-3 turun dari 15,3 persen pada telur mentah menjadi 11,1 persen setelah dimasak. Kandungan asam alfa-linolenat atau alpha-linolenic acid (ALA), salah satu jenis omega-3, juga turun dari 12,7 persen menjadi 8,8 persen.



Simak Video "Video: Takjil Kurma Ditambah Butter, Berapa Kalorinya?"


(fti/up)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork