Kenapa Ronaldo Tak Doyan Minum Susu?

Inspirasi Diet dari Lapangan Bola

Kenapa Ronaldo Tak Doyan Minum Susu?

detikHealth
Sabtu, 20 Jun 2026 17:07 WIB
Mhd. Aldrian, S.Gz
Ditulis oleh:
Mhd. Aldrian, S.Gz
Lulusan sarjana ilmu gizi Universitas Andalas, memiliki minat dalam hal keamanan dan kesehatan pangan. Saat ini menjadi penulis lepas untuk detikHealth.
17 June 2026, USA, Houston: Soccer, Men, 2026 World Cup, Portugal vs. DR Congo, Group Stage, Group K, Matchday 1, Houston Stadium, Cristiano Ronaldo (Portugal) during the game. PLEASE NOTE: In accordance with FIFA regulations, these images may be use
CR7. Foto: dpa/picture alliance via Getty I/picture alliance
Jakarta -

Pada usia 41 tahun, ketika sebagian besar pesepak bola sudah pensiun atau mengalami penurunan performa, Cristiano Ronaldo masih mampu bersaing di level tertinggi. Tubuhnya tetap berotot, kadar lemaknya sangat rendah, dan kedisiplinannya dalam menjaga pola hidup bahkan menjadi legenda di dunia sepak bola.

Salah satu rahasia yang baru-baru ini kembali diungkap oleh mantan chef pribadinya, Giorgio Barone, adalah aturan makan yang sangat ketat: tanpa gula, tanpa susu, dan jauh dari makanan cepat saji. Selama bekerja bersama Ronaldo, Barone mengatakan sang mega bintang bahkan tidak memberikan toleransi sedikit pun terhadap gula, termasuk gula dalam secangkir kopi.

Menu hariannya pun tergolong sederhana. Sarapan biasanya terdiri dari alpukat, telur, dan kopi tanpa gula. Sementara makan siang dan malam lebih banyak berisi ikan, ayam, daging tanpa lemak, serta sayuran. Karbohidrat dari roti dan pasta juga sangat dibatasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun, muncul pertanyaan menarik: apakah diet ketat tanpa gula dan susu benar-benar menjadi kunci tubuh bugar seperti Ronaldo?

ADVERTISEMENT

No Sugar, Bukan Berarti Tidak Konsumsi Sumber Karbohidrat

Dari sudut pandang ilmu gizi, keputusan Ronaldo untuk menghindari gula tambahan memang memiliki dasar yang kuat. Namun, istilah no sugar dalam pola makan Ronaldo tidak berarti tubuhnya sama sekali tidak mendapatkan gula atau karbohidrat.

Mantan chef pribadinya, Giorgio Barone, mengungkapkan bahwa Ronaldo sangat disiplin menghindari gula tambahan. Bahkan, ia tidak menambahkan gula ke dalam kopi yang dikonsumsinya setiap hari.

"Untuk sarapan, dia akan makan alpukat dengan kopi, telur, dan tanpa gula. Sama sekali tanpa gula," ungkap Barone saat menjelaskan filosofi pola makan Ronaldo, dikutip dari The Sun.

Meski menghindari gula tambahan, Ronaldo tetap mengonsumsi karbohidrat sebagai sumber energi. Menu hariannya banyak berasal dari bahan segar seperti sayuran, yang secara alami mengandung karbohidrat, serat, vitamin, dan mineral. Ronaldo juga diketahui mengonsumsi sumber karbohidrat kompleks seperti nasi merah, nasi hitam, kentang, ubi, quinoa, hingga biji-bijian utuh untuk mendukung kebutuhan energi dari latihan intens dan pemulihan otot.

Hal ini penting dipahami karena glukosa merupakan bahan bakar utama bagi tubuh, terutama bagi otak dan otot saat beraktivitas. Perbedaannya terletak pada sumbernya. Gula tambahan dari minuman manis, kue, dan ultra-processed food cenderung hanya menyumbang energi tanpa banyak kandungan zat gizi lain. Sebaliknya, karbohidrat alami dari sayuran, buah, kacang-kacangan, dan biji-bijian utuh masuk bersama kandungan zat gizi yang lebih lengkap.

World Health Organization (WHO) juga merekomendasikan pembatasan konsumsi gula bebas kurang dari 10 persen dari total asupan energi harian. Bahkan, mengurangi hingga di bawah 5 persen dapat memberikan manfaat kesehatan tambahan.

Dengan demikian, yang dilakukan Ronaldo bukanlah menghilangkan seluruh gula dari pola makan, melainkan memilih sumber karbohidrat yang lebih alami dan membatasi gula tambahan yang mudah dikonsumsi berlebihan. Pola makan seperti ini sesuai dengan prinsip gizi seimbang.

Di Balik Keyakinan Ronaldo Menghindari Susu

Salah satu aturan paling ketat dalam pola makan Cristiano Ronaldo adalah menghindari konsumsi susu. Barone mengatakan keputusan tersebut didasarkan pada keyakinan bahwa mengonsumsi susu setelah masa bayi bukanlah sesuatu yang alami bagi manusia.

"Tidak ada susu. Manusia adalah satu-satunya hewan yang minum susu dari hewan lain. Tidak ada hewan lain yang minum susu setelah tiga bulan," kata Barone.

"Kita menyusu dari ibu kita, seperti anjing, serigala, sapi, dan keledai. Itu normal. Setelah masa bayi, itu tidak normal. Itu bertentangan dengan alam," sambungnya.

Meski demikian, pilihan Ronaldo untuk tidak mengonsumsi susu sebenarnya sejalan dengan Pedoman Gizi Seimbang. Dalam Pedoman Gizi Seimbang Indonesia, susu tidak ditempatkan sebagai makanan yang wajib dikonsumsi setiap hari atau menjadi penyempurna dari pola makan.

Kunci pemenuhan kebutuhan gizi terletak pada keberagaman pangan. Protein, kalsium, dan berbagai zat gizi penting lainnya tidak hanya berasal dari susu, tetapi juga dapat diperoleh dari ikan, telur, daging, kacang-kacangan, kedelai, hingga sayuran hijau. Selama kebutuhan zat gizi harian terpenuhi, pola makan sehat tetap dapat tercapai tanpa harus mengonsumsi susu.

Namun, susu tetap menjadi salah satu sumber pangan bergizi yang memiliki banyak manfaat. Susu mengandung protein berkualitas tinggi, kalsium, fosfor, vitamin B12, dan berbagai zat gizi lain yang berperan dalam menjaga kesehatan tulang serta membantu mempertahankan massa otot.

Karena itu, tidak ada larangan untuk mengonsumsi susu ketika dewasa. Bagi yang dapat mencernanya dengan baik, susu dapat menjadi bagian dari pola makan sehat dan seimbang.

Hal yang perlu diperhatikan adalah kondisi tertentu, seperti alergi protein susu dan intoleransi laktosa. Pada kondisi alergi protein susu, konsumsi susu dapat memicu respons imun yang menyebabkan gejala alergi. Sementara pada intoleransi laktosa, tubuh mengalami kesulitan mencerna gula alami dalam susu sehingga dapat menimbulkan keluhan seperti kembung, sakit perut, dan diare.

Sama seperti aturan no sugar yang dijalankan Ronaldo, filosofi no milk lebih menggambarkan pilihan pola makan yang sesuai dengan kebutuhan dan keyakinan pribadi sebagai atlet. Pelajaran yang dapat diambil bukan sekadar menghilangkan susu dari menu harian, melainkan memastikan kebutuhan zat gizi tetap terpenuhi dari pola makan harian.

Kebugaran Tubuh CR7 Tidak Hanya dari Pola Makan

Melihat pola makan Cristiano Ronaldo yang menerapkan prinsip no sugar dan no milk, mudah muncul anggapan bahwa menghindari dua hal tersebut menjadi rahasia utama di balik tubuh bugar dan performanya yang tetap prima di usia 41 tahun.

Namun, kebugaran Ronaldo tidak dibentuk hanya dari satu atau dua aturan diet tertentu. Pola makan tanpa gula tambahan dan tanpa susu hanyalah salah satu bagian dari gaya hidup sehat yang dijalankannya secara disiplin selama bertahun-tahun.

Ronaldo dikenal memiliki rutinitas latihan fisik yang intens, menjaga kualitas tidur dan pemulihan tubuh, serta menerapkan pola makan dengan komposisi gizi yang terukur. Menu hariannya lebih banyak didominasi makanan segar dengan sumber protein berkualitas seperti ikan, telur, ayam, dan daging tanpa lemak, serta tetap mengonsumsi sumber karbohidrat alami untuk mendukung kebutuhan energi dan proses pemulihan setelah latihan.

Pada akhirnya, pelajaran dari pola makan Ronaldo bukan berarti semua orang harus mengikuti aturan no sugar atau no milk. Inti yang dapat diambil adalah bagaimana Ronaldo memilih untuk membatasi gula tambahan, lebih mengutamakan makanan segar, dan memastikan kebutuhan zat gizinya tetap terpenuhi melalui pola makan yang terencana.

Tidak ada satu jenis makanan yang secara tunggal menentukan kesehatan dan kebugaran. Pola makan secara keseluruhan, aktivitas fisik yang rutin, kualitas istirahat, serta konsistensi menjalani gaya hidup sehat menjadi faktor yang lebih berperan dalam menjaga tubuh tetap bugar hingga usia lanjut.

Halaman 2 dari 3


Simak Video "Video: Takjil Kurma Ditambah Butter, Berapa Kalorinya?"
[Gambas:Video 20detik]
(mal/up)
Inspirasi Diet dari Lapangan Bola
8 Konten
Di tengah kemeriahan pesta sepakbola Piala Dunia 2026, ada banyak inspirasi tentang diet dan pola makan yang bisa jadi pelajaran. Para bintang punya resep rahasia menjalankan hidup sehat lewat pilihan menu makan.
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads