Kolom Gizi

Kenapa Pisang Selalu Ada di Event Lari? Ini Alasan Logisnya

Mhd. Aldrian, S.Gz - detikHealth
Sabtu, 24 Okt 2026 07:04 WIB
Pisang. Foto: Getty Images/Aksakalko
Jakarta -

Pernah memperhatikan potongan pisang yang hampir selalu tersedia di pos refreshment ajang lari marathon? Buah berwarna kuning ini kerap menjadi pilihan untuk membantu memenuhi kebutuhan energi pelari, termasuk pada kategori Half Marathon (HM) dan Full Marathon (FM).

Pisang mengandung karbohidrat sebagai sumber energi, serta kalium dan sejumlah vitamin yang mendukung fungsi tubuh. Buah ini juga praktis dikonsumsi di tengah perlombaan tanpa perlu persiapan rumit.

Refreshment merupakan titik penyegaran yang disediakan di sepanjang rute perlombaan maupun di garis finis. Titik ini menyediakan air minum, minuman olahraga, atau makanan untuk membantu pelari memenuhi kebutuhan energi dan cairan selama berlari.

Lantas, apa saja kandungan gizi pisang yang membuatnya cocok menjadi salah satu pilihan di pos refreshment marathon?

Karbohidrat pisang bantu menjaga energi

Mengacu pada Tabel Komposisi Pangan Indonesia (TKPI) 2017, kandungan karbohidrat pisang bervariasi menurut jenisnya, berkisar sekitar 22 hingga 33 gram per 100 gram.

Karbohidrat menjadi sumber energi penting selama marathon. Ketika berlari dalam waktu lama, tubuh menggunakan glikogen yang tersimpan di otot dan hati. Asupan karbohidrat selama perlombaan membantu menjaga ketersediaan energi agar pelari dapat mempertahankan performa.

Studi dalam jurnal Critical Reviews in Food Science and Nutrition pada 2024 menemukan bahwa konsumsi karbohidrat selama latihan ketahanan dapat membantu meningkatkan performa. Pisang dapat menjadi salah satu sumber karbohidrat dari makanan utuh untuk mendukung strategi fueling atau pemenuhan energi selama berlari.

Kaya kandungan mineral

Pisang dikenal sebagai sumber kalium, mineral yang berperan dalam menjaga keseimbangan cairan, penghantaran impuls saraf, dan kontraksi otot.

Menurut TKPI 2017, kandungan kalium pisang sekitar 300 mg per 100 gram. Mineral ini membantu mendukung fungsi otot dan saraf selama aktivitas fisik.

Selain kalium, pisang juga mengandung mineral lain, seperti fosfor, kalsium, magnesium, dan zat besi. Mineral tersebut memiliki fungsi beragam, mulai dari mendukung kesehatan tulang dan fungsi otot hingga membantu metabolisme tubuh.

Kandungan mineral ini melengkapi nilai gizi pisang sebagai salah satu pilihan makanan bagi pelari. Meski demikian, kebutuhan cairan dan elektrolit selama marathon tetap perlu diperhatikan sesuai durasi berlari dan jumlah keringat yang keluar.



Simak Video "Titan Run 2025 Catatkan Nama di MURI"


(mal/up)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork