Kamis, 24 Des 2015 09:55 WIB

Hati-hati, Kebanyakan Makan Seperti Ini Bisa Bikin Sakit di Libur Panjang

Nurvita Indarini - detikHealth
Foto: Thinkstock Foto: Thinkstock
Jakarta - Libur panjang tiba. Apa kegiatan Anda selama libur? Jangan sampai libur malah sakit ya gara-gara makan sembarangan.

Konsultan kesehatan saluran cerna dari RS Cipto Mangunkusumo (RSCM), dr Ari Fahrial Syam, SPPD, KGEH, FINASIM, MMB-FACP menuturkan umumnya penyakit yang diderita selama atau pasca liburan adalah terkait gangguan pencernaan. Ini bisa karena sakit mag yang kambung ataupun karena diare.

"Selama liburan sebagian dari kita tidak terlalu peduli dengan makanan atau minuman yang kita konsumsi.Pasien dengan diare datang setelah mengonsumsi makanan tertentu. Selain faktor kebersihan makanan kita juga harus memperhatikan kualitas dari makanan yang akan dikonsumsi," ujar dr Ari dalam keterangan tertulisnya, Kamis (24/12/2015).

Dituturkan dr Ari, diare biasanya dialami antara lain setelah mengonsumsi makanan yang mengandung sea food ataupun yang pedas. Mengapa sea food bisa bikin diare? Menurut dr Ari, ini bisa terjadi jika sea food tidak tersimpan dalam kondisi dingin atau beku sehingga mudah rusak.

"Diare terjadi biasanya dalam waktu 6-8 jam setelah mengkonsumsi sea food," sambung dr Ari.

Baca juga: Saran Pakar Agar Tetap Sehat Meski Banyak Makanan Saat Libur Akhir Tahun

dr Ari mewanti-wanti juga agar tidak berlebihan makan makanan pedas. Sebab suatu kali dr Ari pernah bertemu pasien yang mengalami diare setelah beberapa jam mengonsumsi rujak tumbuk yang pedas. Ada pula yang makan keripik dengan level kepedasan tertentu. Karena merasa enak, makanan yang super pedas terus dimakan hingga akhirnya malah diare.

"Kadang kala kemampuan untuk tahan merasakanĀ  pedas mengonsumsi keripik level tertentu digunakan untuk saling unjuk kekuatan apakah tahan atau tidak merasakan kepedasan tertentu tersebut. Kripik ini juga mencetuskan terjadinya gangguan pencernaan. Beberapa pasien yang datang pasca mengonsumsi kripik pedas tersebutĀ  mengalami gangguan pencernaan," papar dr Ari.

Kebanyakan makan pedas akan membuat seseorang mengeluhkan perih dan panas di daerah ulu hati. Selain itu pada pasien yang kebetulan sudah memiliki ambeien akan merasakan duburnya terasa panas.

Baca juga: Risiko Cedera Fatal di Balik Kerlap-kerlip Lampu Natal

(vit/vit)
News Feed