Dikatakan dr Meta Hanindita SpA dari RSUD Dr Soetomo Surabaya, pada dasarnya penyebab anak mengemut makanan bisa bermacam-macam. Bisa karena adanya kelainan sensorik pada mulut serta adanya gangguan sistem pencernaan. Atau bisa juga karena merasa makanannya membosankan.
"Ada pula mengemut dilakukan sebagai upaya mencari rasa aman, misalnya karena trauma selalu dipaksa makan," kata dr Meta saat berbincang dengan detikHealth dan ditulis pada Kamis (7/5/2015). Lantas, adakah cara khusus yang bisa dilakukan orang tua agar anak tidak mengemut makanannya?
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Beri contoh anak bagaimana cara makan yang benar dan makan bersama bisa menjadi salah satu cara yang baik. Berikan makanan bertahap sesuai usia, misalnya usia 6 bulan diberi bubur halus, lalu teksturnya ditingkatkan sedikit-sedikit, sampai umur 1 tahun siap memakan makanan keluarga," terang ibu satu anak ini.
dr Meta juga mengingatkan, baiknya buat suasana makan menyenangkan sehingga ibu tidak perlu mengancam anak atau memaksa anak makan. Kemudian, biasakan pula anak makan di meja makan tanpa disambi dengan kegiatan apapun. Jangan lupa, buat jadwal makan yang konsisten setiap hari dan variasikan makanan anak agar tidak bosan.
Nah, terkait kebiasaan mengajak anak jalan-jalan atau nonton TV sambil makan, dikatakan dr Meta memang ada efek buruk yang bisa dialami si kecil. Pasalnya, dikatakan dr Meta feeding rule yang tepat pada anak adalah tidak menyambi makan dengan kegiatan apapun.
"Termasuk jangan disambi dengan jalan-jalan, nonton TV, bermain, atau naik odong-odong misalnya. Sebaiknya memang makan di tempat makan dan dibatasi sampai 30 menit paling lama, habis tidak habis harus dibereskan," kata dr Meta.
Baca juga: Tak Perlu Repot, Menu MP-ASI Sama Saja dengan Makanan Harian Keluarga
(rdn/up)











































