Jumat, 10 Jun 2016 17:04 WIB

Yuk Ketahui Perawatan-perawatan yang Diberikan untuk Bayi Prematur

Radian Nyi Sukmasari, Puti Aini Yasmin - detikHealth
Foto: Thinkstock Foto: Thinkstock
Jakarta - Saat ibu melahirkan prematur yakni ketika usia kandungan di bawah 38 minggu, ada perawatan khusus yang diterima si bayi. Seperti apa perawatan yang umumnya diberikan kepada bayi-bayi prematur?

Diungkapkan dr Damar Prasmusinto SpOG dari RS Cipto Mangunkusumo, umumnya bayi yang lahir prematur akan dimasukan ke dalam inkubator untuk menjaga lingkungan bayi. Apalagi, bayi preamtur rentan mengalami hipotermia.

"Tidak ada fungsi lain ketika bayi dimasukkan ke inkubator. Hanya untuk menjaga suhu tubuh bayi dan juga mencegah infeksi," kata dr Damar dalam perbincangan dengan detikHealth.

Dikutip dari Babycenter, pada bayi yang lahir di bawah usia kehamilan 27 minggu maka ia perlu dirawat di Neonatal Intensive Care Unit (NICU). Di sana, suhu tubuh bayi tetap dijaga karena ia berisiko tinggi mengalami hipotermia. Bayi pun butuh dekstrosa untuk mencegah hipoglikemia (kadar gula darah dalam tubuh terlalu rendah).

Selain itu, bayi yang lahir di bawah usia kandungan 27 minggu juga rentan mengalami tekanan darah rendah, infeksi, dan butuh bantuan untuk bernapas. Sementara, pada bayi yang lahir di usia kandungan 28-31 minggu, kondisinya lebih kuat ketimbang bayi yang lahir di bawah usia 27 minggu. Namun, ia tetap berisiko mengalami hipotermia, hipoglikemia, dan infeksi. Sehingga, bayi bisa tetap membutuhkan perawatan di NICU.

Baca juga: Hebat! Ibu Ini Sumbang 58 Liter ASI untuk Bayi Prematur yang Membutuhkan

Bagaimana jika bayi lahir di usia kandungan 32-33 minggu? Nah, umumnya bayi masih memiliki masalah pernapasan, makan, dan risiko infeksi sehingga ia memerlukan perawatan khusus. Meskipun, bayi bisa saja tinggal satu kamar dengan si ibu. Lain halnya ketika bayi lahir di usia kehamilan 34-36 minggu. Meski terlihat kecil tapi ia kemungkinan tidak memerlukan pengobatan apapun dan bisa berada langsung di satu ruangan dengan si ibu.

Jangan lupa pula pentingnya memberi ASI pada bayi prematur yang notabene lebih berisiko mengalami infeksi. Seperti diketahui, ASI bisa memberi perlindungan tambahan pada bayi melalui nutrisi yang dikandungnya. Walaupun, pada beberapa bayi prematur pemberian asupan seperti ASI bisa diberikan melalui alat bantu makan berupa selang.

Soal kesehatan bayi yang lahir prematur, dr Yusfa Rasyid SpOG dari RSIA YPK Mandiri mengatakan pada dasarnya kondisi semua bayi tergantung dengan fasilitas yang ada di rumah sakit, pengobatan sebelum persalinan, dan pertumbuhan bayi selama kehamilan.

"Sementara, komplikasi yang paling sering dialami bayi prematur adalah gagal napas dan infeksi kemudian dia memerlukan ventilator atau alat bantu napas yang harganya relatif mahal dan kadang dipakai dalam waktu yang lama," tutur dr Yusfa.

Baca juga: Hati-hati! Ibu Hamil Alami Infeksi Gigi dan Mulut, Bayi Bisa Lahir Prematur (rdn/vit)