Sabtu, 20 Mei 2017 18:04 WIB

3 Hal Penting yang Harus Diperhatikan Saat Menggendong Bayi

Rahma Lillahi Sativa - detikHealth
Foto: Ilustrasi ibu gendong bayi/Thinkstock Foto: Ilustrasi ibu gendong bayi/Thinkstock
Surabaya - Banyak orang tua yang menganggap menggendong hanyalah mendekap bayi sembari membawanya berjalan-jalan. Padahal kenyataannya tidak sesepele itu.

Setidaknya ada tiga prinsip yang harus diperhatikan orang tua agar bisa dikatakan sudah menggendong dengan benar. Ketiga prinsip itu adalah menyenangkan, aman dan nyaman.

"Menyenangkan itu menggendong bisa disambi masak, bersosialisasi atau kemana aja," tandas Nindy Nindita Sari, praktisi menggendong bayi dari Indonesia Babywearing Club saat ditemui detikHealth baru-baru ini.

Lagipula bila orang tua merasa senang dan rileks ketika menggendong, bayinya juga akan merasakan 'vibe' yang sama. Tak jarang si bayi menjadi rewel karena merasakan suasana tersebut.

Kedua, aman. Seperti apa gendongan yang aman? Wanita yang akrab disapa Indy itu menegaskan hal ini dapat dipastikan dari bahan gendongan yang asli, sehingga orang tua dapat memastikan kualitas gendongannya.

"Sebisa mungkin hindari yang palsu karena memang ada beberapa kejadian seperti tali putus atau bahu retak, yang bisa membahayakan ibu maupun si bayi," paparnya.

Agar kegiatan ini aman, jenis gendongan yang dipilih juga harus disesuaikan usia bayi. Semisal untuk bayi yang baru lahir, biasanya tiap ibu sudah tahu posisi gendongan seperti apa yang pas untuk bayinya, apakah rebahan atau tegak lurus.

"Ketika rebah, kepala bayi kita sangga, artinya tangan kita harus selalu ready untuk nyangga. Tapi ini pun ada kekurangannya. Makanya kita sering anjurkan untuk tegak lurus supaya orang tua juga lebih nyaman menggendongnya," pesan Indy.

Kemudian untuk bayi berusia 0-4 bulan, cari gendongan yang posisinya membuat lutut bayi dapat diupayakan menyentuh perut ibu saat dimasukkan ke dalam gendongan.

"Kalau sudah mulai lancar duduk, biasanya 7 bulan ke atas, posisi naturalnya dipekeh (gendong menyamping, red)," lanjutnya.

Baca juga: Malas Gendong Bayi? Pesan Dokter Ini Akan Mengubah Pikiran Anda

Untuk kenyamanan, Indy meminta agar orang tua mencari gendongan yang bisa membuat bayi dan dirinya nyaman, dalam artian tahu ukuran gendongan yang tepat dan sesuai dengan usia si bayi.

Selain itu, orang tua juga perlu tahu cara menggendong yang menurutnya paling mudah dan nyaman untuk dilakukan. Semisal hanya bisa menggendong menggunakan kain jarik, maka jangan dipaksakan untuk menggendong dengan jenis gendongan atau metode lain karena akan membingungkan, kecuali jika ingin belajar.

"Sistem otak kita ketika dituntut melakukan sesuatu yang lebih ribet, otomatis kita tidak akan rileks. Padahal ketika kita tidak rileks, otomatis si bayi akan rewel atau berot-berot," tegasnya.

Baca juga: 5 Hal Seputar Menggendong Bayi Ini Perlu Ayah dan Ibu Tahu

Gendongan pun banyak jenisnya. Berikut beberapa jenis gendongan yang lazim digunakan orang tua:


(lll/vit)
News Feed